Peran Dongeng bagi Kecerdasan Linguistik Anak

8 Februari 2017 Artikel Pendidikan   |    Kak Zepe


Peran kecerdasan linguistik dalam kehidupan sosial seorang anak sangatlah penting. Kecerdasan linguistik adalah ketrampilan dalam menggunakan kata-kata secara efektif, baik secara lisan maupun tulisan. Kecerdasan ini mencakup kepekaan terhadap arti kata, urutan kata, suara, ritme dan intonasi dari kata yang di ucapkan. Semakin seorang anak mampu untuk mengartikan kata dengan baik, mengurutkan kata menjadi sebuah kalimat dengan baik, serta bersuara dengan ritme dan intonasi yang baik, maka ia akan semakin mampu bersosialisasi dengan baik.

Memperluas daya imajinasi dalam bercerita

Anak yang cerdas biasanya mampu menjalin komunikasi yang baik dengan teman-temannya. Di dalam memorinya selalu tersimpan banyak bahan untuk dibicarakan dengan teman-temannya. Ia juga kreatif dalam mengolah kata sehingga apa yang keluar dari mulutnya mampu menarik teman-temannya untuk mendengarkan. Imajinasinya pun sangat luas, sehingga bahan cerita yang diungkapkan juga mampu membuat teman-temannya terkesan.

Belajar untuk fokus mendengarkan orang lain

Salah satu media yang mampu mengembangkan ketrampilan berbahasa anak adalah dongeng. Saat orang tua menceritakan sebuah dongeng, seorang anak akan diajak untuk fokus mendengarkan. Dalam bersosialisasi hal ini sangat penting. Anak yang mau mendengarkan temannya berbicara, biasanya akan mudah menjalin relasi dengan teman yang lain. Ia juga akan memiliki rasa empati yang baik, karena tau cara menghargai orang lain yang sedang berbicara.

Semakin piawai dalam mengekspresikan sesuatu secara menarik

Saat orang tua menceritakan sebuah dongeng dengan wajah yang ekspresif, anak pun akan belajar cara mengekspresikan sesuatu, misalnya ekpresi orang marah, sedih, bahagia, takut, dan lainnya. Hal ini akan membuat anak mampu mengekspresikan diri dengan baik, sehingga saat berbicara dengan temannya ia akan mampu mengungkapkannya dengan cara yang menarik.

Agar anak semakin mampu mengembangkan ketrampilan berbahasanya, ajaklah anak untuk berdiskusi tentang isi dongeng yang baru saja diceritakan. Saat berdiskusi dengan anak, anak akan diajak belajar untuk berpikir kritis. Berdiskusi dengan anak tentang isi dongeng juga akan mengasah daya ingat anak serta mengasah daya pikir kreatif anak.

Kaya Akan Nilai Moral dan Etika

Dongeng anak-anak biasanya kaya akan nilai moral dan etika. Hal ini akan berguna dalam kehidupan sosial anak. Anak yang kaya akan nilai-nilai moral biasanya akan memiliki kepekaan yang lebih. Ia tidak segan-segan membantu dengan hati yang tulus teman yang mengalami kesulitan. Ia juga akan lebih mampu menyelesaikan permasalahan dengan baik bila berselisih dengan temannya. Pelajaran-pelajaran berharga yang didapat dari mendengarkan dongeng, secara tidak langsung atau di bawah kesadaran anak telah membentuk karakter anak menjadi pribadi yang baik dan berhati mulia.

Dongeng sebagai hiburan dan menambah keceriaan anak

Jadikanlah dongeng sebagai salah satu sarana hiburan yang menarik bagi anak. Sehingga dengan dongeng yang Anda ceritakan, anak akan semakin terlihat ceria di hadapan teman-temannya dan semakin terlihat menjadi pribadi yang menarik. Bagaimana pun hal ini tergantung dari niat orang tua sendiri. Apakah orang tua mau memberikan waktu untuk mendongeng bagi anak atau tidak? Apakah orang tua mau belajar mendongeng dengan cara yang menarik atau tidak? Mungkin tidak semua orang tua mampu mendongeng dengan baik saat ini. Namun semoga dengan membaca artikel dari Kak Zepe ini semoga semakin banyak orang tua yang bersedia meluangkan waktu untuk mendongeng bagi buah hatinya, dan mau belajar mendongen secara menarik bagi buah hatinya. Bagaimana pun semakin Anda sering mendongengkan anak, ketrampilan mendongeng Anda pun pasti akan semakin baik, dan anak pun akan semakin banyak merasakan manfaat dongeng bagi kehidupannya.

(Penulis adalah Praktisi Pendidikan dan Pencipta Lagu Anak dalam aplikasi gratis" Lagu Anak Kak Zepe Vol 1 dan 2)