Pentingnya Membangun Imajinasi Anak

6 Februari 2015 Artikel Pendidikan


Dunia anak adalah dunia yang penuh kejutan. Dunia bermain yang kaya akan cetusan-cetusan imajinasi anak dalam bungkus ekspresi yang demikian jujur dan alami serta menakjubkan. Imajinasi anak ini berkembang seiring dengan berkembangnya kemampuan berbicara. Dan menjadi sarana bagi anak untuk belajar memahami realitas keberadaan dirinya juga lingkungannya. Imajinasi lahir dari proses mental yang manusiawi. Proses ini mendorong semua kekuatan yang bersifat emosi untuk terlibat dan berperan aktif dalam merangsang pemikiran dan gagasan kreatif, serta memberikan energi pada tindakan kreatif. Kemampuan imajinasi anak merupakan bagian dari aktivitas otak kanan yang bermanfaat untuk kecerdasannya.

Untuk membantu anak menumbuhkan imajinasi mereka, ada baiknya kita mengetahui manfaat imajinasi anak.

*. Memperkaya pengetahuan anak.
*. Membuat anak lebih percaya diri, mandiri dan mampu bersaing.
*. Memunculkan bakat anak.
*. Beberapa manfaat imajinasi anak:
*. Membuat anak terampil bersosialisasi dan berkomunikasi.
*. Membuat anak mampu berpikir kreatif dan menganalisa.

Kemampuan anak berimajinasi akan mengantarkan anak menjadi pemikir kreatif yang tentu saja amat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak di masa depan. Agar anak mampu menghadapi dan mencari solusi atas setiap permasalahan yang dihadapinya kelak. Oleh karena itu, alangkah baiknya bila setiap orangtua mengetahui bagaimana cara menumbuhkan imajinasi anak.

Berikut tips dan trik menumbuhkan imajinasi anak.
1. Luangkan waktu untuk menemani anak bermain. Anda bisa memberikan kebebasan pada anak untuk mengarahkan dan memimpin permainan dimana Anda terlibat aktif di dalamnya. Atau Anda bisa membacakan buku cerita dan mendongeng untuk anak Anda.

2. Beri respon positif terhadap imajinasi anak. Tempatkan diri Anda sebagai pendengar yang baik dan aktif dengan memberikan pertanyaaan-pertanyaan yang bersifat kreatif dan mengarah kepada hal-hal positif.

3. Hindari terlalu banyak melarang anak. Larangan kerap bersifat menghambat kreativitas, alangkah lebih baiknya bila kita menggantikan kalimat larangan dengan kalimat anjuran yang lebih bersifat memotivasi anak.

4. Ciptakan suasana rumah yang nyaman, aman dan menyenangkan bagi tumbuh kembang buah hati.

Suasana yang rileks dan aman akan memudahkan anak untuk mengembangkan imajinasinya, oleh karena itu penting bagi orangtua untuk memastikan tidak ada benda-benda tajam dan membahayakan dalam ruang bermain anak, di samping suasana kondusif yang telah diciptakan.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)