Pentingnya Kerjasama Sejak Anak dalam Kandungan

1 November 2015 Artikel Pendidikan   |    Okty Budiati


Kehadiran seorang anak dalam sebuah keluarga tentu menjadi harapan dari semua orangtua. Terutama bagi mereka yang masih baru saja melangsungkan pernikahan. Namun keadaan yang baru dan belum adanya pengalaman akan menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang baru membangun sebuah keluarga.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dan layak dipraktekan saat mengetahui bahwa Anda adalah sebagian dari keluarga baru yang menerima kabar baik bahwa akan mendapatkan seorang anak, adalah:

  1. Mulai jadualkan agenda Anda untuk mendapatkan penanganan di bidan ataupun dokter spesialis kandungan yang memberikan rasa aman dan nyaman. Lakukan pemeriksaan kandungan Anda secara rutin berikut dengan konsultasi yang tepat.
  2. Periksakanlah kesehatan gigi Anda di dokter spesialis gigi agar kadar kalsium yang Anda miliki memenuhi kebutuhan kalsium bagi janin.
  3. Selain melakukan pemeriksaan rutin ke beberapa dokter spesialis seperti kandungan dan gigi, membuat pertemuan dengan seorang psikiater sangatlah penting. Selain Anda akan mendapatkan informasi seputar kesehatan psikis, beberapa hal yang menjadi kompleksitas dalam masa periode mengandung akan mendapatkan penanganan secara tepat.
  4. Rajinlah melakukan aktivitas yang membuat Anda bersemangat, mungkin aktivitas yang berangkat dari kegemaran Anda, antara lain seperti; berkebun, menjahit, membaca buku, menulis, menari, mendengarkan musik, menonton film, melukis dan sebagainya. Lakukan kegiatan tersebut dengan jadual yang rutin dan sesuaikan dengan kondisi stamina Anda. Aktivitas ini tentu akan sangat mempengaruhi suasana hati dan pikiran Anda yang akan sangat mempengaruhi janin Anda.


Semoga keempat tips di atas dapat membantu Anda dalam memahami keterikatan hubungan antara Ibu dan Anak baik secara fisik maupun psikis sebelum datangnya kelahiran anak nanti. Namun seluruh aktivitas tersebut tidak hanya dilakukan oleh sang Ibu saja, si Ayah pun turut serta dalam menjaga kesehatan istri dan janin yang ada agar sosok Ayah tidak menjadi asing bagi si anak.

Satu hal yang menjadi poin utama saya adalah; "tidak ada seorang anak yang meminta dilahirkan di dunia", maka sayangilah mereka sejak dalam masa tumbuh kembangnya di dalam kandungan. Selamat berbahagia!

(Tulisan dari Okty Budiati bisa dilihat disini)