Nutrisi Penting Optimalkan Otak Si Kecil

14 April 2014 Artikel Pendidikan


Siapa yang tidak ingin melihat buah hatinya sehat dan cerdas? Perkembangan otak sudah dimulai sejak kehamilan 2 minggu. Otak besar sudah mulai terbentuk pada minggu ke lima, disusul pembentukan lekukan-lekukan otak pada minggu ke-25. Sel saraf juga bertambah banyak, dengan beragam jenisnya. Penambahan jumlah sel saraf selesai pada saat bayi lahir.Setelah lahir, hanya dua proses yang masih berlangsung; terbentuknya hubungan antar saraf (sinaps) dan terbentuknya pembungkus serabut saraf (mielin).

Sinaps berkembang pesat karena pengaruh nutrisi dan stimulasi. Stimulasi akan membuat sinaps semakin berkembang baik, membentuk jalinan saraf yang luas dan anak semakin cerdas. Tidak ada stimulasi akan membuat sinaps menghilang. Nutrisi amat mempengaruhi perkembangan mielin. Jadi, sebaiknya perhatikan kecukupan nutrisi si kecil.

Nutrisi diperlukan terutama saat bayi dalam kandungan hingga usia 2 tahun pertama kehidupan. Nutrisi yang baik mendukung perkembangan otak:
*.Usia kehamilan 3-4 minggu: pembentukan tabung saraf
*.Usia kehamilan 2-3 bulan: prosensefalitik/otak besar
*.Usia kehamilan 3-4 bulan: proliferasi neuron
*.Usia kehamilan 3-5 bulan: migrasi
*.Usia kehamilan 6 bulan: terjalinnya hubungan antar sel-sel saraf
*.Proses mielinisasi

Selagi hamil, sebaiknya ibu mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, perhatian asupan yodium, zat besi, vitamin B12, lipid, protein, karbohidrat, dan lain-lain. Setelah lahir berikan si kecil ASI eksklusif.Mengapa ASI makanan terbaik buat si kecil?Karena ASI mengandung zat yang baik bagi perkembangan otak si kecil, antara lain: Karbohidrat (laktosa akan diubah menjadi galaktosa yang penting untuk membentuk galaktolipidzat penting untuk perkembangan otak)dan Lemak (trigliserida, fosfolipid, kolesterol dan asam lemak esensial). Asam lemak esensial dalam ASI, yakni arachidonic acid (AA) dan docosahexanoid acid (DHA) yang penting untuk perkembangan otak, terutama dalam proses penerimaan rangsang dan penghantar listrik di sel-sel saraf.

Selain itu ada beberapa nutrisi penting yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh, antara lain lysine, biotin. Lysine adalah jenis asam amino yang dapat diperoleh dari makanan seperti susu, kacang, buah-buahan dan tumbuh-tumbuhan. Fungsinya membantu daya penyerapan kalsium di tubuh dan membantu pembentukan kolagen pada tulang. Sedangkan biotin adalah vitamin B kompleks yang mengubah karbohidrat, lemak dan protein menjadi energi untuk tenaga dan digunakan untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Secara umum, kekurangan vitamin B kompleks akan menyebabkan efek serius seperti lemahnya otot, kelumpuhan, gangguan otak, gangguan sistem saraf, gangguan sistem pencernaan, kulit kering dan pecah-pecah, serta anemia.

Selain segi nutrisi, kecedasan anak juga dipengaruhi oleh stimulasi dan faktor keturunan. Berikan anak stimulasi bahkan sejak dalam kandungan, misalnya saja dengan memperdengarkan musik, mengajaknya berbicara, dan sebagainya.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)