Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Anak Berawal dari Orang Tua

27 Juli 2018 Artikel Pendidikan


Banyak orang tua yang baru menyadari betapa kurangnya percaya diri anak ketika balita mulai memasuki dunia sosial kecilnya, yaitu prasekolah. Sebelum masa itu datang, rasa ragu dan malu yang melanda anak saat harus berinteraksi dengan orang luar masih belum dipandang sebagai masalah dan cenderung dimaklumi. Memiliki anak yang memiliki kepercayaan diri alias PD tentunya menyenangkan. Karena dengan percaya diri yang mereka miliki ini dapat menciptakan prestasi dalam kehidupan mereka nantinya, dan juga keberhasilan dalam bersosialisasi tentunya. Peran serta orang tua menjadi penentu masa depannya.

Membangun kepercayaan diri anak sangat penting dilakukan oleh orangtua sejak dini. Mengapa? Karena rasa percaya diri akan memengaruhi karakter dan mentalnya. Kedua hal ini merupakan modal penting untuk mencapai masa depannya ketika mereka dewasa. Setiap anak memiliki bakat (talenta). Disinilah diperlukan peran orangtua, karena dari keluargalah bakat maupun sifat-sifat anak dapat terbentuk hingga dewasa.

Jadi, peran orangtua dalam mengenal, mengarahkan, dan mengembangkan bakat sangat besar. Orang tua harus mengenal dulu apa bakat si anak, sebelum mulai diarahkan dan dikembangkan seoptimal mungkin, apakah dengan ikut les, kursus, pendidikan non formal atau aktivitas lain yang mampu mengembangkan bakat anak. Untuk mengetahui apa bakat si anak, diperlukan kepekaan dan sensitivitas orangtua, sebab anak usia satu tahun pun, kadang sudah mulai memperlihatkan bakatnya.

Tugas sebagai orang tua adalah menemukan kemampuan atau bakatnya itu, kemudian mengasahnya agar kemampuan atau keterampilan mereka meningkat. Membangun bakat mereka melalui sebuah lembaga atau organisasi yang dapat menyalurkan dan mengembangkan kemampuannya akan mendorong kepercayaan dirinya untuk meraih hasil maksimal. Dengan begitu mereka akan bangga dengan apa yang dilakukannya dan ini tentu saja akan meningkatkan rasa percaya dirinya.

Rasa percaya diri Anak anak tumbuh dengan baik bila memiliki kedekatan emosional yang baik dengan kedua orangtuanya. Sesibuk apapun Anda, harus meluangkan waktu untuk anak agar memiliki kualitas hubungan yang maksimal dengan anak.

Berikut beberapa tips untuk membantu meningkatkan rasa percaya diri anak:
1. Menciptakan lingkungan rumah yang nyaman dan aman bagi anak merupakan awal dari segalanya. Berikanlah rutinitas yang dirasa cukup nyaman bagi mereka.
2. Jangan terlalu sering mengajak anak menonton televisi, karena berdasarkan penelitian hal ini terbukti membuat anak cenderung bersikap individu.
3. Perkenalkan mereka dengan lingkungan sekitar, secara bertahap dan berkala kenalkan mereka dengan kehidupan bersosialisasi. Misalnya pada saat kita sedang bermain dengannya, ada anak kecil yang berada disana, dorong mereka untuk berkenalan dan bermain bersama. Hal ini untuk mengembangkan kemampuan sosialnya dan agar dia tidak merasa malu pada saat berada di tempat umum.
4. Minta anak untuk membantu kegiatan kita, karena dengan dimintai bantuan akan membuat dia merasa mampu dan penting
5. Doronglah anak agar aktif berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler diluar, sehingga mereka semakin banyak bertemu orang lain.
6. Berikan dukungan atas hal-hal yang dipelajarinya, dan ucapkanlah bahwa anda yakin dia akan berhasil.

Memiliki anak yang percaya diri dan bahagia adalah idaman setiap orangtua, tetapi banyak sekali orangtua yang tidak tahu bagaimana cara memompa rasa percaya diri anak. Dan yang pasti, selalu berikan dorongan yang positif kepada mereka.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)