Mengetahui Makna Dibalik Corat-Coret Anak



Melihat anak yang sudah mulai bisa corat-coret pada awalnya membuat orang tua akan senang, namun jika coretan yang tidak beraturan sampai coret-coret dinding dan lantai rumah tentunya membuat orang tua harus bersabar. Sesungguhnya di balik titik-titik dan garis-garis yang dibuat anak, banyak manfaat yang bisa didapat, diantaranya:

Ekspresi emosi

Pada saat usia 1 tahun, anak bisa merasakan berbagai sensasi dengan panca inderanya. Kemampuan itu mendorong untuk bereksperimen, yaitu dengan cara menjajal berbagai permukaan materi untuk dicoret-coret. Merasakan berbagai media saat mencoret, memberi pemahaman kepada anak, karena anak bisa mengamati hasil perbuatannya pada media yang berbeda. Sensasi yang dirasakan menyenangkan, mendorong anak makin ekspresif mencoret.

Perkembangan Motorik

Hal ini terutama latihan koordinasi tangan-mata. Ketika mencoret-coret, anak berlatih mengendalikan gerak organ tubuh. Setiap gerakan alat tulis atau gambar yang digunakan, menuntut anak mengendalikan gerakan bahu, lengan, hingga jemari untuk menggenggam alat tulis. Selain itu, ketika mencoret-coret, anak belajar memadukan gerakan tangan dengan mata.

Pengenalan Awal Menulis

Anak tidak serta merta bisa menulis dengan sempurna, perhatikan tahapan-tahapan dari coretan balita. Tahapan awal mencoret yang dilakukan anak dimulai dari sebuah titik, kemudian garis lurus patah-patah, hingga menjadi kumpulan garis melengkung yang mirip benang kusut. Dan pada akhir usia 2 tahun anak akan bisa menggambar garis tunggal, meski belum lurus. Pada saat menggambar garis tunggal yang jelas ujung dan pangkalnya, membutuhkan kematangan intelektual.

Selain itu, jika diperhatikan, di antara coretan-coretan anak akan terlihat bentuk-bentuk mirip huruf. Oleh karena itu, maka aktivitas anak mencoret-coret penting untuk didukung orang tua, yang penting sebagai orangtua, Anda harus mengawasinya.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)