Mengenali Bakat Anak dengan Tes Sidik Jari

8 November 2017 Artikel Pendidikan


Adakah cara yang tepat untuk mengenali bakat anak secara akurat? Bisakah kecerdasan anak dideteksi sejak anak usia dini? Bagaimanakah mengarahkan anak agar anak bisa maksimal terhadap apa yang digemarinya? Adakah alat yang bisa digunakan untuk mendeteksi potensi dan kemampuan yang dimilikinya sehingga kita akan bisa memilihkan sekolah yang cocok untuk anak? Apakah betul test sidik jari atau finger print bisa dijadikan rujukan untuk pemecahan permasalahan di atas?

Setiap orang tua pasti menginginkan dan mengharapkan anaknya menjadi anak yang berhasil di bidangnya dan sesuai dengan bakat yang dimilikinya. Sehingga untuk mewujudkan cita-cita anak, banyak para orang tua yang menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah favorit. Ada juga orang tua yang memberikan les privat ataupun paket kursus kepada anaknya sesuai dengan bidang yang disukainya. Namun kadang hasilnya pun belum maksimal. Entah itu anak cepat bosan atau anak tidak bisa fokus terhadap minatya.

Di sisi lain ada juga beberapa orang tua yang bingung anaknya mau diarahkan kemana. Karena orang tua tidak mempunyai konsep yang jelas kepada anaknya sehingga yang terjadi adalah anak tidak bisa menemukan potensi dan bakat yang dimilikinya. Anak-anak hanya tumbuh sebagai anak-anak yang biasa dan standar saja tanpa memiliki kelebihan yang bisa ditonjolkan. Padahal anak bisa saja memiliki bakat terpendam yang luar biasa.

Bakat dan potensi anak seharusnya sudah mulai digali sejak anak usia dini. Dengan mengetahui bakat lebih dini maka kita akan bisa mengarahkan anak sesuai dengan bakat terpendam yang dimilikinya. Semakin awal potensi anak diketahui maka dengan mudah kita akan bisa memberikan pola pengasuhan dan pola pendidikan yang tepat sesuai dengan kepribadiannya. Lalu bagaimana caranya agar bakat dan potensi anak bisa cepat diketahui?

Era moderen menjadikan segalanya lebih cepat diakses dan lebih mudah untuk dieksplore lebih dalam lagi. Terutama penjelajahan terhadap sesuatu yang masih terpendam, salah satunya adalah bakat dan potensi anak. Betul, memang saat ini sudah ada metode dan alat yang bisa digunakan untuk mengetahui kemampuan yang dimiliki anak.

Bagi orang tua yang masih bingung dalam menentukan bakat anak sejak anak usia dini, maka metode deteksi sidik jari bisa digunakan untuk mencari potensi yang dimiliki anak. Salah satu contoh alat yang digunakan untuk mendeteksi kecerdasan anak yaitu metode STIFFIN. Stiffin adalah tes mesin kecerdasan dengan cara mendeteksi sidik jari.

Beberapa alasan yang menjadikan tes sidik jari bisa digunakan untuk mengenali potensi dan bakat anak;
1.Sidik jari tiap anak berbeda sehingga tidak ada orang yang memiliki sidik jari yang sama dan sidik jaripun tidak bisa dipalsukan.
2.Sidik jari bersifat permanen sehingga pola sidik jari tidak akan berubah dari sejak lahir hingga meninggal dunia.
3.Sidik jari mudah diklasifikasikan dan di ukur. Mudah dilihat dengan mata telanjang dan bisa diintegrasikan dengan teknologi dan disimpan dalam database.

Selain itu sidik jari memiliki hubungan dengan potensi Genetik yang dimiliki masing-masing individu.

Beberapa alasannya adalah sebagai berikut;
1.Pola sidik jari mulai muncul pada waktu bayi dalam kandungan (usia 13 minggu), polanya seiring dengan pola pembentukan otak.
2.Pola sidik jari ditentukan oleh kromosom yang ditentukan bukan oleh faktor lingkungan melainkan DNA (genetik).
3.Sistim syaraf jari-jari tangan erat hubungannya denga sistim otak artinya dengan mengetahui sistim syaraf jari dapat diketahui sistim syaraf fungsi-fungsi bagian otak.
4.Potensi genetik, khususnya bakat, stimulasi kecerdasan, dan karakter kepribadian berkaitan erat dengan sistim syaraf pada fungsi-fungsi bagian otak.

Kemajuan zaman bisa dimanfaatkan untuk kebaikan manusia salah satunya adalah teknologi mengenali kemampuan bakat dan potensi yang masih terpendam. Maka dari itu tidak ada alasan lagi untuk tidak mengetahui bakat dan potensi yang dimiliki anak. Bagi orang tua yang masih bingung dengan bakat yang dimiliki anak maka tes sidik jari bisa digunakan agar pola pengasuhan bisa tepat dan terarah. Tidak ada salahnya untuk mencoba salah satu analisa sidik jari kepada anak kita dalam rangka untuk mengetahui potensi yang dimiliki anak.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)