Mengatasi Kecanduan Game Online pada Anak

13 Oktober 2019 Artikel Pendidikan


Tak bisa dipungkiri bahwa game merupakan suatu kegiatan yang telah menjadi budaya dalam kehidupan masyarakat modern. Banyak anak kecil hingga remaja Indonesia menghabiskan sekian jamnya hanya untuk memainkan sebuah game pada layar komputer mereka. Satu hal yang perlu Anda ketahui bahwa segala sesuatu, apapun itu, bila dilakukan secara berlebihan, maka akan mendatangkan banyak kerugian bagi yang menggunakannya.

Di beberapa negara besar, kecanduan game ini digolongkan sebagai kecanduan yang berbahaya dan memerlukan penanganan yang serius. Jika dipikirkan lebih dalam lagi, ternyata dampak dari game online lebih banyak negatifnya daripada positifnya. Ada banyak dampak negatif seperti kesehatan yang menurun, perubahan pola hidup, psikologi, hubungan sosial, tindakan kriminal, dan bahkan hingga kematian.

Tak heran banyak orang tua melarang keras anaknya untuk tidak memainkan game online dengan porsi yang lama. Tentunya kita sebagai orang tua harus mencari solusi agar anak-anak kita bisa terlepas dari candu game online, atau setidaknya menguranginya.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mengatasi kecanduan anak pada game online:

Pahami kebutuhan anak

Setiap anak pasti ingin dituruti keinginan dan berbagai macam kebutuhannya entah itu material atau dalam hal psikis. Namun, pada dasarnya anak secara umum butuh kasih sayang dari orang tua. Pahamilah apa kebutuhan anak anda dengan cara berkomunikasi dengan lembut dan beritahu ia bahwa bermain game sesering itu tidak baik bagi dirinya serta hal ini sebaiknya dilakukan sebelum tidur agar anak lebih bisa menyimpan apa yang telah dibicarakan.

Rekreasi dan liburan rutin bersama anak

Liburan merupakan hal yang wajib bagi si anak yang banyak menghabiskan waktunya untuk bermain game. Kenalkan anak pada dunia luar dan asyiknya berlibur tanpa gadget / console game yang sering ia mainkan jika di rumah. Jika dilakukan secara rutin, hal tersebut bisa menjadi pengalihan anak untuk lebih memilih berlibur bersama keluarga daripada bermain game di rumah.

Membuat kesepakatan dengan anak

Anak harus dilibatkan dalam peraturan yang dibuat untuk membatasi waktu bermain game online pada anak sehingga anak merasa dihargai pendapatnya dan tidak semata-mata keputusan mutlak orang tua kepada anak. Sebagai contoh, buatlah kesepakatan dengan anak anda bahwa ia harus izin / memberitahu anda dimana ia akan bermain game, berapa lama waktu bermain game, dan itu harus sesuai dengan kesepakatan. Jika anak menepati janjinya, maka berikanlah sedikit reward atas pencapaiannya.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)