Mengapa Seseorang Terkadang Butuh Waktu untuk Sendiri? Inilah Alasannya!

14 Oktober 2019 Artikel Pendidikan


Sebagian orang berpendapat bahwa menyendiri merupakan hal yang buruk. Menyendiri kerap dianggap sebagai alasan untuk bermalas - malasan. Bahkan orang yang menyendiri kemudian di cap sebagai orang antisocial. Padahal tak selamanya anggapan itu benar.

Kesendirian memang terkadang membuat kita jenuh dan tak tahu harus berbuat apa. Namun ada kalanya kita membutuhkan waktu sendiri di saat tertentu. Bagi sebagian orang, terutama mereka yang memiliki kepribadian introvert terkadang merasa waktu sendiri itu merupakan hal yang penting. Kesendirian tersebut justru mendatangkan sumber energy bagi mereka.

Walaupun Anda bukan tipe orang yang suka menyendiri, namun meluangkan waktu untuk menyendiri atau "me time" memiliki dampak positif. Apa saja dampak tersebut?

1. Otak jadi lebih fresh
Terkadang berada di lingkup pergaulan dapat membuat Anda merasa suntuk. Selalu bekerja juga membuat otak tidak mempunyai kesempatan untuk beristirahat. Agar pikiran Anda kembali fokus, "me time" menjadi solusi yang baik.

2. Merasa lebih bebas
Sendirian artinya tidak ada orang yang akan mengomentari sikap Anda. Anda bisa lebih bebas melakukan apapun tanpa ada orang yang berkomentar atau tersinggung.

3. Meningkatkan produktivitas
Dengan "me time", Anda bisa menyingkirkan segala gangguan pikiran dan tidak terganggu lagi oleh banyak hal. Dengan begitu, konsentrasi dan kinerja akan lebih meningkat. Anda pun bisa menyelesaikan pekerjaan atau tugas lebih cepat saat sendirian.

4. Memperkuat hubungan dengan orang lain
Memperkuat hubungan dengan orang tidak harus selalu menghabiskan waktu dengannya. "me time" memberikan Anda waktu untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang hidup. Anda dapat membuat keputusan sendiri; dengan siapa Anda ingin menghabiskan waktu? Jika dipikirkan sendirian, Anda akan lebih memahami dan menghargai hubungan dengannya.

5. Refleksi
Kesendirian dapat membuat Anda untuk berefleksi, melakukan introspeksi, menilai diri sendiri tanpa campur tangan orang lain.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)