Mengajak Anak Mengkreasikan Sampah Dapur

14 Desember 2015 Artikel Pendidikan   |    Okty Budiati


Beragam mainan dan aktivitas bermain yang tersedia semakin marak beredar, juga mall dengan zona bermainnya, tentu saja kita sebagai orangtua tidak mudah dalam memilih media tersebut untuk anak-anak kita. Bahkan tidak jarang, kita membeli atau mengajak anak-anak hanya untuk meredakan rengekan yang bisa saja sebagai pengalihan. Namun hal semacam ini kurang berdampak baik bagi kita sebagai orangtua, juga pada anak-anak itu sendiri.

Pada tulisan saya kali ini, saya ingin memperkenalkan sebuah kreasi yang unik, murah dan tentu menarik, yaitu sebuah photo dari sebuah lukisan yang dibuat dari sampah dapur. Sebuah olahan karya kreatif dari Tanpopo Anis asal Surabaya, Jawa Timur. Tanpopo Anis sendiri sempat mengalami benturan dalam proses kreatif yang akhirnya terpacu untuk tidak tergantung dengan membeli barang / media sebagai materi kreasi namun memanfaatkan apa yang ada di sekitarnya.

Mengapa hal ini menjadi menarik, selain kita pun berlatih memanfaatkan barang bekas menjadi karya seni inovasi, kegiatan ini dapat kita kerjakan bersama anak-anak kita di waktu luang. Beberapa manfaat yang didapat dari kegiatan ini di antaranya:

- Mengajak anak untuk melihat lingkungan di sekitarnya

- Memotivasi anak untuk berkreasi dengan media yang ada di sekitarnya

- Belajar menghargai media dan barang apa pun di sekitarnya

- Mengolah ketelitian dan kesabaran dalam berbuat tanpa memilah-milah

- Mengajarkan anak berhemat, sekaligus meredam budaya window shopping

Melanjutkan tulisan saya di atas seputar karya lukis yang tercatat ke dalam photografi ini, selain menarik dan menjadi disiplin waktu tersendiri, juga dapat menjadi media eksplorasi tersendiri dalam memaksimalkan gadget yang kita miliki. Tentu hal ini menjadi nilai positif bagi kita sebagai orangtua juga untuk anak-anak kita agar tidak terjerumus pada penggunaan media gadget yang mampu memberi dampak negatif.

Pembuatannya pun tidak harus membeli barang baru, cukup menggunakan barang yang ada lalu mengolah sampah dapur itu menjadi beragam bentuk yang kita inginkan. Saat lukisan mixed media ini telah jadi, kita tingal mengabadikannya melalui photo. Jika sudah terkumpul, sampah dapur dapat kita olah menjadi kompos. Mudah kan? Selamat mencoba.

(Tulisan dari Okty Budiati bisa dilihat disini)