Memilih Teman untuk Anak? Ini yang Perlu Diwaspadai

24 Agustus 2014 Artikel Pendidikan


Pergaulan anak zaman sekarang sudah begitu mengkhawatirkan, dengan majunya teknologi dan perkembangan gaya hidup yang berubah drastis membuat orangtua sulit untuk menjaga anaknya selama 24 jam penuh. Pergaulan bisa memberi dampak positif sekaligus negatif dalam tumbuh kembang anak. Memilih-milih teman mungkin terlihat sebagai tindakan egois. Tapi bersikap selektif itu juga penting demi kebaikan anak Anda sendiri.

Nah, sebagai orang tua, Anda perlu memberikan nasihat tentang dunia pergaulan yang dihadapi anak Anda. Anda perlu memberi pengertian tentang memiliki lingkaran pergaulan yang baik itu penting agar tdak ada masalah yang muncul di masa yang akan datang.

1. Teman yang mau menang sendiri

Teman seperti ini hanya akan mementingkan diri sendiri dan tidak mempedulikan orang lain. Anda perlu memberi pesan anak Anda bahwa tipe teman seperti ini mungkin hanya akan berada dekat dengan Anda ketika ia membutuhkan. Tapi ketika ia sedang tidak membutuhkan, anak Anda bisa langsung dijauhi.

2. Teman yang hanya mau memanfaatkan

Saat di sekolah, anak Anda mungkin akan menjumpai seorang teman yang hanya mau dekat dengan anak Anda saat ia sedang membutuhkan sesuatu saja. Tipe teman seperti ini akan menyakiti perasaan anak Anda dan membuatnya seolah tak dihargai. Kalau anak Anda bercerita bahwa ia memiliki teman yang tak menyenangkan, berikan nasihat bahwa itu semua adalah cara untuk membuat anak Anda bisa lebih kuat dan dewasa.

3. Teman suka mengejek

Seorang anak bisa memiliki kebiasaan mengejek saat ia bergaul dengan teman yang lihai mengejek. Percaya atau tidak, kebiasaan mengejek ini bisa sangat menular. Bantulah anak untuk bisa membentengi dirinya dari teman yang memiliki kebiasaan buruk.

4. Teman selalu berpikiran negatif

Ingin anak Anda tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter positif? Bantulah anak Anda untuk bisa bertemu dengan teman-teman yang sama-sama memiliki motivasi dan energi positif untuk menjalani hidup.

5. Teman yang jahat

Teman yang suka mem-bully, mengambil hak orang lain, bahkan menyiksa bisa membuat anak Anda mengalami ketakutan dan trauma. Bahkan tipe teman seperti ini bisa mendikte anak Anda untuk melakukan sesuatu yang buruk. Berikan pengertian dan solusi agar anak Anda bisa membentengi diri mereka dari teman yang memberi pengaruh buruk.

6. Teman yang selalu meminta belas kasihan

Seorang anak bisa merasa terbebani dengan hadirnya seorang teman yang selalu meminta belas kasihan. Bukan kewajiban anak Anda untuk memenuhi semua yang dibutuhkan oleh temannya, meskipun saling menolong dan membantu itu perlu dan penting. Seorang teman tidak seharusnya selalu membebani temannya yang lain.

Walaupun sejatinya anak bebas berteman dengan siapa saja, peran Anda sebagai orang tua tetap mutlak dibutuhkan, khususnya ketika usia mereka masih dini. Lingkungan berperan penting dalam pertumbuhan mentalnya, terlebih pada sahabat yang ia pilih. Orang tua yang baik tentu tahu bagaimana membentengi anak agar tidak larut dalam arus pergaulan bebas. Bantulah ia bersosialisasi dan kelak ia akan mengetahui dengan gamblang bagaimana dan mana teman yang seharusnya ia pilih untuk dijadikan sahabat atau panutan.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)