Memaksakan Kehendak Itu Tidak Baik

28 April 2014 Artikel Pendidikan


Tentunya kita tidak hidup sendirian di bumi ini. Kita pastinya hidup dalam sebuah komunitas bersama orang lain, kumpulan orang-orang yang beraneka ragam.

Karena keanekaragaman itulah ada kalanya kita merasa sangat cocok dan ada kalanya kita merasa sangat tidak cocok dengan seseorang atau juga merasa biasa saja.

Semakin banyak jam terbang kita bergaul, maka akan semakin kaya ‘kamus’ tata cara pergaulan kita, setidaknya secara teori seharusnya demikian.

Untuk itu, kita tidak bisa mengharapkan orang lain berlaku seperti yang kita inginkan, apalagi memaksakan agar mereka berlaku seperti keinginan kita. Walaupun seseorang itu lebih muda atau kita merasa lebih pintar dari orang tersebut, dalam suatu hubungan sudah sewajarnya berlaku saling menghormati.

Tetapi jika orang yang merasa terpaksa, akan terjadi situasi yang tidak menyenangkan. Memaksakan kehendak hanya akan berujung pada hilangnya sebuah pertemanan atau hubungan baik yang telah terbentuk. Misalnya teman akan menjauh, dan sampai reaksi yang paling ekstrim dengan perkataan atau perbuatan.

Orang tua yang memaksakan kehendak juga tidak baik, contohnya adalah saat orang tua memaksakan anaknya untuk makan, belajar dan lainnya tentu anak ini akan merasa terancam. Kalau pun anak tersebut mengikuti apa yang diperintahkan orang tua dia akan mengerjakan hal tersebut dengan tidak ikhlas.

Jika kita tidak ingin memiliki masalah, maka jangan memaksakan kehendak.

Semoga bermanfaat!

Oleh Ariyanti S
(Dikutip dari berbagai sumber)