Memahami Informasi Sejak Dini? Simak Hal-Hal yang Bisa Anda Ajarkan pada Si Kecil

12 September 2017 Artikel Pendidikan


Banyak yang mengatakan bahwa masa balita adalah masa-masa di mana si kecil banyak sekali menyerap informasi. Anak pada usia ini sangat terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Mulai dari kebiasan berucap, kelakuan sehari-hari orang terdekat hingga informasi-informasi lainnya.

Maka dari itu, masa prasekolah adalah masa yang tepat untuk mengembangkan kemampuan si kecil dalam menyerap informasi. Perkenalkan ia dan bantu untuk memahami isi dari informasi yang ia dengar. Nantinya kemampuan ini akan sangat membantu anak ketika masuk sekolah nanti. Ia akan mudah mengerti dan mengingat perintah serta materi yang diajarkan guru di sekolah.

Lalu bagaimana cara melatih kemampuan mendengar si kecil agar mampu menyerap informasi dengan baik? Simak beberapa aktivitas yang dapat membantu si kecil dalam memahami sebuah informasi.

Tanya hal-hal kecil

Misalkan saja Anda telah bercerita sesuatu mengenai apapun, tanyakan kembali hal-hal kecil dari cerita Anda tersebut. Meski tidak sama persis dengan ucapan Anda, tapi pastikan dia bisa menangkap pesan utama dari apa yang diceritakan. Hal ini membantu mengetahui seberapa besar perhatian anak pada Anda.

Beri perintah sederhana

Perintah sederhana seperti minta ia untuk bereskan mainannya. Jika dia melakukannya berarti dia mengendengarkan Anda. Namun ingat untuk memberi perintah sederhana, jelas dan tegas. Perintah yang kurang jelas akan sama saja diindahkan oleh si kecil.

Bermain tebak-tebakan

Seorang psikolog anak dan penulis buku "Getting Your Child from No to Yes", Dr. Jerry Wyckoff, mengatakan orangtua harus menempatkan diri pada pandangan anak untuk bisa mendapatkan perhatian anak. Minta anak menebak benda berdasarkan kata-kata yang Anda sebutkan atau perdengarkan beragam jenis suara dan minta ia menebaknya.

Nah itu dia sejumlah aktivitas yang bisa Anda coba untuk melatih si kecil dalam memahami informasi. Ajari ia sedini mungkin sehingga kelak akan mempermudah ia dalam memahami informasi.

Oleh: Faqih F
(Dikutip dari berbagai sumber)