Masih Suka Mencontek? Ayo Cari Tahu Cara Hentikan Kebiasaan Ini!

20 Desember 2012 Artikel Pendidikan


Apa yang kita lakukan ketika kita tidak siap dalam mengerjakan soal saat ujian? Diam atau melihat pekerjaan teman? Banyak diantara teman-teman mungkin akan memilih melihat pekerjaan teman dalam mengerjakan ujian. Kegiatan ini lebih populer disebut Mencontek.

Mencontek seringkali dianggap sebagai jalan pintas untuk menuju kesuksesan dalam ujian yang diberikan. Ya, memang dengan mencontek, kita kemungkinan akan mendapat nilai bagus namun apakah ada manfaatnya yang bisa diambil untuk diri sendiri ?

Ada banyak hal yang membuat kita mencontek. Penyebabnya adalah:

1. Malu karena nilainya jelek

Kenapa kita harus malu ketika nilai ujiannya tidak memuaskan? Jikalau memang belum bisa mendapatkan nilai yang baik sebaiknya akui saja kondisi ini dan koreksi diri apa yang kurang dari diri kita. Jangan menggunakan segala cara untuk berhasil. Berhasil itu bukan sesuatu yang bisa didapat dalam sekejap melalui sulap, tetapi harus diperjuangkan melalui ketekunan dan kerja keras dalam belajar.

2. Sistem pengawasan ujian yang longgar.

Pengawasan yang longgar dapat memunculkan ide bagi para pecundang untuk menyontek. Sedangkan pengawasan ujian yang ekstra ketat juga memungkinkan peserta menjadi lebih stres menghadapi soal-soal ujian.

3. Ingin membahagiakan pihak lain.

Sebagai contoh, siswa yang menginginkan pihak lain atau orang tuanya tersenyum bahagia melihat anaknya berhasil dengan perolehan angka-angka yang fantastis dalam nilai rapornya. Karena kurang persiapan, malas, atau alasan lainnya, ia memakai cara-cara yang bertentangan yakni dengan mencontek. Ia tak memedulikan cara ini sesuai dengan norma-norma yang ada atau tidak ada. Baginya, yang terpenting adalah bisa menjawab soal-soal ujian dengan mudah karena melihat contekan dan nilainya bagus. Padahal, kebahagian sejati para orang tua dapat dipastikan adalah perolehan nilai ujian anaknya tinggi, memuaskan, dan diraih dengan cara-cara elegan dan bermartabat.

4. Ingin berhasil tanpa usaha keras.

Seseorang harus memahami, bahkan harus hafal bahan-bahan pelajaran yang akan diujikan. Hanya seorang pemalas yang biasa membuat alasan untuk tidak belajar atau membaca buku-buku yang dijadikan rujukan pembuatan soal ujian. Seharusnya, berbekal kajian-kajian psikologi memungkinkan seseorang dapat memahami bahan ajar dengan mudah. Belajar yang menyenangkan mestinya juga memungkinkan siswa dapat belajar dengan santai. Dengan demikian, semua informasi yang diajarkan dapat melekat pada ingatannya.

5. Bahan yang diujikan sulit

Mengapa sulit? jika dibandingkan dengan pepatah "tidak ada orang yang bodoh di dunia ini melainkan malas", maka sebenarnya tidak ada ujian yang sulit. Yang ada hanyalah seseorang yang tidak bisa menyikapi sesuatu dengan pandangan yang berbeda dari biasanya.

Mungkin salah satu penyebab diatas yang membuat kita mencontek. Sebenarnnya berhasil termasuk dalam belajar di tentukan oleh pilihan diri sendiri. Apakah anda ingin mengurangi kebiasaan mencontek ini? Jika ingin berubah, berikut ulasanya agar anda mengurangi kebiasaan untuk mencontek:

1. Mengatur waktu belajar

Belajar itu mutlak harus dilakukan.dan jangan belajar ketika hari ujian saja, jika belajar saat ujian saja maka anda akan "ketinggalan kereta". Untuk itu cobalah untuk belajar secara menyicil agar saat hari ujian, kita tidak kaget sehingga tidak menganut sistem kebut semalam.

2. Memiliki persiapan yang matang

Maksudnya kita itu sudah mempunyai bekal materi di dalam otak ini agar nanti dalam mengerjakan soal kita bisa lancar. Kalau persiapan sudah matang, apa yang harus ditakutkan? Mungkin terkadang kita mendapatkan soal yang tak terduga saat ujian. Namun ketegangan dapat dihilangkan jika kita tetap tenang.

3. Pikirkan resikonya kalau kamu ketahuan mencontek

Kalau kita ketahuan guru pasti langsung mati gaya, bingung mau jawab apa kalau ditanya. Biasanya ditegur dan disuruh menulis berita acara dan akan berakibat pada menurunnya (atau bahkan hilang / lembar jawaban langsung dirobek ditempat) nilai mata ujian yang bersangkutan untuk kita.

4. Buat kelompok belajar dengan orang yang lebih pandai dalam bidangnya

Namun jangan mengadakan perjanjian untuk mencontek saat hari ujianya. Sebaiknya kita coba belajar dari teman yang pandai dalam bidangnya dan jangan ragu untuk meminta ilmu padanya. Karena dengan itu, secara tidak langsung kita akan "ketularan" pintarnya.

5. Ingatlah kedua orang tua

Ketika kita akan mengikuti ujian, coba ingatlah jasa orang tua yang telah membiayai kita untuk sekolah. Ingatlah jasa mereka dan harapan mereka terhadap kita. Dengan demikian, kita akan menjadi lebih termotivasi untuk belajar dan mempersiapkan diri lebih baik dalam menghadapi ujian. Pada akhirnya niat untuk mencontek menjadi sirna.

6. Tetap fokus
Biasanya setelah kita mendapatkan lembar soal kita akan merasa gugup dan panik. Apalagi jika melihat soal hitung-hitungan, akan keluar keringat dingin. Sebaiknya kalau kita sudah menerima lembar soal hal pertama yang kita lakukan adalah tetap tenang dan fokus. Tanpa menunggu lebih lama lagi langsung saja mengerjakan soal tersebut. Biasakan kerjakan yang mudah terlebih dahulu. Jangan terpengaruh oleh teman2 kita yang sudah keluar terlebih dahulu.

(Dikutip dari berbagai sumber)