Masih Sekolah Tapi Ingin Berwirausaha? Ikuti Tips Berikut Ini!

21 Februari 2013 Artikel Pendidikan


Berwirausaha saat masih sekolah? Kenapa tidak? Banyak sekali contoh banyaknya pelajar sukses karena mencoba memulai usahanya sambil sekolah. Diantaranya usaha jual beli pulsa, jual beli handphone, buka restoran di pinggir jalan, reseller kaos sampai bisa punya distro sendiri. Banyak sebenarnya cara-cara untuk menjadikan wirausaha bagian dari kehidupan untuk diri sendiri.

Apalagi kegiatan pembelajaran tertentu dengan jelas mempersiapkan pelajar untuk bisa mencari pekerjaan yang layak dengan dirinya setelah lulus. Dengan berwirausaha, berbisnis, maka pelajar belajar untuk bisa bekerja bagi dirinya sendiri dan mengajak orang lain juga menjadi produktif. Bukankah lebih baik memberikan peluang usaha ke orang lain dari pada menjadi bawahan orang lain? Dan tentu saja dengan membuka wirausaha baru maka kita telah membantu orang lain untuk bekerja.

Ada tips dan trik berwirausaha saat sekolah atau kuliah sehingga tidak mengganggu aktifitas belajar itu sendiri. Tips dan trik berikut hanya merupakan panduan awal saja belum sampai pada pembahasan yang mendetil dalam berwirausaha. Namun tetap bisa dijadikan acuan bagi kamu yang ingin segera membuka usaha.

1. Jangan Berpikir Tentang Modal

Sebagian besar dari para pelajar pasti memikirkan modal untuk bisa memulai usaha. Padahal modal bukanlah hal penting utama yang harus ada dalam memulai usaha. Memang benar ada sebagian usaha memerlukan modal, tapi bukan yang utama. Salah satunya meminjam dana. Jika orang tua tidak bisa meminjamkan dana, kita bisa membuat proposal usaha. Ya, proposal usaha ini diajukan ke kompetisi lomba bussiness plan.

Bisa juga dengan mengajak beberapa teman untuk membangun bisnis bersama dengan panduan proposal bisnis tersebut. Banyak hal yang bisa dilakukan memulai usaha tanpa modal. Paling mudah dengan menjadi makelar dari produk orang lain. Tidak perlu biaya kan? Hanya usaha untuk menjualkan produk orang lain dan nantinya kamu bisa mendapatkan uang dari hasil penjualan produknya. Nah, jadi jangan jadikan alasan modal sebagai penghambat memulai usaha.

2. Bingung Buka Usaha Apa

Kebingungan buka usaha apa biasanya terjadi saat berpikir terlalu jauh bahwa bisnis yang akan digelutinya akan menghasilkan uang banyak dengan mudah dan cepat. Jika berpikir demikian, maka memulai usaha akan sangat sulit. Mulailah dengan hal sederhana yang dijual pada teman-temanmu. Misalya dengan berjualan pulsa, kaos atau pakaian, stiker, pernak pernik meja belajar. Jika bisa design , bisa juga membuat design untuk pin, kaos dan lain-lain.

Anggap saja itu sebagai batu loncatan dimana usaha itu adalah awal kamu untuk bisa memulai usaha lain yang lebih besar. Karena dengan memulai yang mudah dulu, bisa mengerti bagaimana sistem wirausaha itu bekerja. Setelah mapan sekitar satu tahun memulai usaha, barulah mencari usaha lain yang lebih besar lagi dari segi modalnya, dari segi aspek keuntungannya dan aspek rekrutment karyawan, karena belajar itu memang dari awal.

3. Jangan Mudah Bosan

Pengalaman terbaik wirausaha atau bisnis itu memang banyak. Salah satunya menjalani kebosanan. Bosan saat usaha ataupun saat mengalami kebuntuan ditengah jalan memang menyebalkan. Walaupun usaha itu dimulai dari hobby. Perlu visi ke depan sehingga belajar berwirausaha itu tidaklah sekedar iseng atau main-main. Sehingga perubahan perjalanan bisnis itu semakin terasa baik sedikit demi sedikit. Jadi, catatlah visi wirausahamu itu untuk tiga bulan ke depan, enam bulan kedepan, satu tahun kedepan, dua tahun kedepan dan seterusnya. Bosan memang cenderung untuk menyerah. Bisa juga bosan setelah visi dan target dibentuk tapi meleset pada faktanya, jika visi itu meleset karena adanya hambatan saat berbisnis adalah hal wajar. Namun kelola rasa bosan itu agar tidak segera berhenti belajar berwirausaha.

4. Cari Mentor

Mencari mentor memang sulit, apalagi untuk bisnis. Perlu diperhatikan mencari mentor yang tepat untuk memulai wirausaha. Kadang seorang teman bisa menemanimu untuk memulainya, tapi tidak menjalankannya bersama. Kadang seseorang yang baru dikenal dalam organisasi disekolah atau dikampus dapat dimintai bantuan dalam memberikan arahan. Bahkan mentor bisnis juga bisa datang dari saudara sepupu, paman, bibi, pakde, bude, om, tante dan lainnya. Atau bisa juga dicari dari internet, dari forum-forum, bahkan organisasi internet yang berkumpul bersama. Carilah mentor yang sesuai dalam bisnis atau wirausah kita agar keyakinan bisa menjalankan bisnis itu lebih siap dan tidak mudah putus asa.

Tips diatas adalah tips umum yang tentu harus di take action agar bisa menjadi kenyataan. Dengan berwirausaha maka kita telah belajar mandiri dengan mencari uang sendiri dan menjadi lebih menghargai bahwa mendapatkan uang itu tidak mudah . Tapi ingat satu hal jangan sampai ketinggalan belajar demi memajukan bisnis.

Selamat Mencoba dan Semoga Berhasil !