Mari Kenali Lebih Jauh Tentang Kartu Indonesia Pintar (KIP)

10 Februari 2015 Artikel Pendidikan


Indonesia kini kian serius bebenah diri terutama dalam dunia pendidikan. Program pemerintah yang ramai dibicarakan belakangan ini sekaligus menjadi suatu terobosan baru dalam meningkatkan kesejahteraan dunia pendidikan tersebut yaitu Kartu Indonesia Pintar dan Bantuan Siswa Miskin.

Apa yang dimaksud dengan program Kartu Indonesia Pintar?

Program Indonesia Pintar melalui KIP adalah pemberian bantuan tunai pendidikan kepada anak usia sekolah yang berasal dari keluarga kurang mampu, yang merupakan bagian dari penyempurnaan Program Bantuan Siswa Miskin (BSM).

Program ini terselenggara berkat Kementerian Pendidikan Dasar, Menengah dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag). Pemberian KIP merupakan penanda untuk menjamin agar seluruh anak usia sekolah dari keluarga kurang mampu terdaftar sebagai penerima bantuan sampai anak lulus SMA/SMK/MA.


Apa saja tujuan dari KIP?

  1. Menghilangkan hambatan siswa secara ekonomi untuk berpartisipasi di sekolah sehingga mereka memperoleh akses pelayanan pendidikan yang lebih baik di tingkat dasar dan menengah.
  2. Mencegah anak/siswa mengalami putus sekolah akibat kesulitan ekonomi.
  3. Menarik anak/siswa yang putus sekolah agar kembali bersekolah.
  4. Membantu anak/siswa kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan kegiatan pembelajaran.
  5. Mendukung penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun (9) dan Pendidikan Menengah Universal (Wajib Belajar 12 tahun).


Kriteria

  1. Berasal dari Rumah Tangga pemilik KPS/KKS yang terdaftar di sekolah/madrasah dan mendapatkan BSM di 2014.
  2. Berasal dari Rumah Tangga pemilik KPS/KKS tetapi belum terdaftar sebagai penerima BSM di sekolah/madrasah.


Jumlah bantuan KIP masih sama seperti Program BSM.

  • SD/MI adalah sebesar Rp225.000/semester (Rp450.000 per tahun),
  • SMP/MTs Rp375.000/semester (Rp750.000 per tahun)
  • SMA/SMK/MA sebesar Rp500.000/semester (Rp1.000.000 per tahun).
  • Untuk siswa yang akan lulus (kelas 6, 9 dan kelas 12) hanya menerima manfaat untuk 1 semester saja.


Untuk hal apa saja KIP digunakan?

Bantuan/dana tunai pendidikan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pendukung biaya pendidikan siswa seperti:

  • Pembelian buku dan alat tulis sekolah
  • Pembelian pakaian/seragam dan alat perlengkapan sekolah (tas, sepatu, dll)
  • Biaya transportasi ke sekolah
  • Uang saku siswa/ iuran bulanan siswa
  • Biaya kursus/les tambahan
  • Keperluan lain yang berkaitan dengan kebutuhan pendidikan di sekolah/madrasah


Kini, Anda juga bisa melaporkan segala sesuatu bentuk kecurangan, pengaduan, kritik dan saran mengenai Kartu Indonesia Pintar pada website Kemdikbud di http://pengaduanpip.kemdikbud.go.id/index.php

Pengaduan terbagi menjadi dua yaitu pengaduan lewat sms, dan pengaduan online.

  1. Anda bisa membuat pengaduan online di halaman berikut http://pengaduanpip.kemdikbud.go.id/buatPengaduan.php
  2. Melalui SMS, Anda cukup mengirim pesan singkat dengan format: KIP#Prov#Kab/Kota#Kec#NamaSekolah#IsiPesan kirim ke: 08569 1616 099


Perlu diketahui, sebelum bertanya atau membuat pengaduan, ada baiknya Anda mengetahui lebih jelas mengenai KIP pada kolom Tanya Jawab di http://pengaduanpip.kemdikbud.go.id/faq.php

Pada kolom pengaduan, Anda bisa menanyakan hal yang kurang jelas misalnya mekanisme mendapatkan KIP, kapan akan disalurkan, permasalahan KIP yang bermasalah dan lain sebagainya.

Oleh: Faqih F
(Dikutip dari pengaduanpip.kemdikbud.go.id)