Manfaat Liburan yang Mungkin Belum Anda Ketahui

16 Desember 2014 Artikel Pendidikan


Menjelang akhir tahun, pasti lekat dengan namanya liburan. Hal ini pasti sangat ditunggu-tunggu bagi kita semua. Tahukah Anda bahwa berlibur bukan hanya sekedar membuat senang melainkan menyehatkan juga? Banyak orang menyebut bahwa liburan adalah hari kesehatan mental. Terlepas dari rutinitas yang padat dan membuat pusing, liburan dapat me-refresh otak dan membuat tubuh menjadi rileks.

Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa liburan ternyata sangat dianjurkan oleh para dokter karena memiliki pengaruh terhadap peningkatan kesehatan.

Apa saja sih manfaat dari liburan?

Meredakan Stress

Dengan liburan, Anda dapat melepas stress akan rutinitas di tempat kerja ataupun di rumah. Ketika Anda mulai mengalami lelah, tidak ada motivasi melakukan sesuatu, dan malas mengerjakan apapun, ambilah liburan. Sebuah penelitian dari Departemen Psikologi Universitas Tel Aviv, Mina Westman dan Dove Eden menemukan perasaan tertekan dalam 76 pegawai menurun signifikan selama liburan.

Mencegah Penyakit

National Heart, Lung & Blood Institute di Bethesda, Maryland, melalui sebuah risetnya menyebutkan bahwa wanita yang melakukan bepergian keluar kota dalam kurun 2 kali atau lebih dalam satu tahun sangat berkemungkinan mencegah serangan penyakit jantung 8 kali lebih kecil daripada wanita yang tidak melakukan kegiatan bepergian ke luar kota untuk berlibur.

Membangun Keharmonisan Keluarga

W.J. Kaiser dalam laporan An experiment in leisure (Science Journal, 1968), beliau menganalisa respon dari 390 pegawai pabrik baja yang melakukan liburan selama 13 minggu. Ia menemukan liburan ternyata dapat memberikan keuntungan bagi kehidupan keluarga. Para pekerja dilaporkan lebih tertarik dan berbagi kegiatan dengan pasangan dan anak-anak mereka.

Jadi, liburan ternyata mengandung banyak manfaat bukan? Tapi, ada yang harus diperhatikan saat hari libur. Hindari menghabiskan waktu berlibur hanya dengan bermalas-malasan di atas tempat tidur, karena hal tersebut akan membuat tubuh menjadi lemas dan tidak mempunyai energi untuk melakukan aktivitas lain sepanjang hari.

Oleh: Faqih F
(Dikutip dari berbagai sumber)