Manfaat Bermain Boneka bagi Anak

28 Februari 2014 Artikel Pendidikan


Boneka adalah karakter yang mewakili makhluk hidup yang dapat diajak berkomunikasi dan memerlukan perhatian serta kasih sayang. Boneka adalah mainan yang dapat mengasah perkembangan emosional anak. Anak bisa memeluk, membelai atau mengajak bicara bonekanya. Boneka juga dapat memberi dukungan sosial pada anak; misalnya boneka dapat menjadi pelipur pada saat anak sedih, atau menenangkannya ketika sakit.

Biasanya ketertarikan anak pada boneka adalah di saat usia 2 tahun. Sejalan dengan perkembangan dan kemampuan imajinasinya, saat ini, anak sudah mulai senang bermain peran. Ia akan berpura-pura jadi seseorang dan boneka adalah mainan yang sesuai untuk melengkapi kemampuannya. Bermain dengan boneka dapat memberikan manfaat bagi perkembangan si anak.

Berikut beberapa manfaat main boneka.
1. Meningkatkan Keterampilan Berbahasa

Boneka adalah mainan yang pantas untuk diajak berbicara. Anak akan berinteraksi dengan boneka seolah bonekanya dapat memahami bahasa manusia. Saat berbicara dengan boneka anak akan mengeluarkan ide-ide dan pemikirannya secara bebas sehingga melatih keterampilan menggunakan bahasa untuk berkomunikasi.

2. Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus
Memberi makan, memberi botol susu, mengganti pakaian boneka, dan aktivitas bermain boneka lainnya melatih keterampilan motorik halus karena melibatkan gerakan-gerakan jari-jari tangan.

3. Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar
Bermain boneka juga melibatkan keterampilan motorik kasar karena melibatkan gerakan tangan, lengan, dan kaki misalnya saat menggendong boneka, memindahkan atau mengambil barang-barang keperluan boneka.

4. Meningkatkan Keterampilan Sosial
Boneka dapat dimainkan secara bersama-sama dalam kelompok. Anak akan saling berdiskusi membahas aktivitas dengan boneka masing-masing. Kadang-kadang anak-anak tersebut menyusun sebuah skenario peran masing-masing boneka untuk dimainkan bersama. Tidak jarang pula anak akan membuka komunikasi dengan ibu mengenai kondisi bonekanya.

5. Melatih Kemandirian
Anak-anak lebih suka merawat sendiri bonekanya tanpa bantuan orang lain sehingga melatih kemandirian beraktivitas. Anak-anak juga kadang disibukkan oleh bonekanya sehingga ia tidak perlu ditemani bermain. Ibu dapat melakukan aktivitas lain sambil tetap mengawasi.

Bisa dipastikan setiap anak perempuan pernah bermain boneka. Banyak hal yang dapat dilakukan seperti berbicara sendiri pada mainannnya. Memang terlihat konyol dan hanya sekedar main-main. Namun ternyata seorang anak akan mendapatkan manfaat yang besar ketika bermain boneka.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)