Makan Bersama Turunkan Risiko Anak Terjebak Narkoba

15 April 2010 Artikel Pendidikan


KOMPAS.com - Semakin meningkatnya aktivitas anak sepulang sekolah dan panjangnya aktivitas kerja orangtua, membuat keluarga di zaman modern ini semakin sulit untuk mendapatkan waktu yang berkualitas untuk berbagi cerita setiap harinya, seperti saat makan malam. Padahal, banyak pakar kesehatan dan psikolog yang menyatakan makan malam bersama dalam sebuah keluarga dapat memberikan atmosfer positif untuk tumbuh kembang anak secara fisik dan psikis, terutama di usia batita, pra-sekolah, sekolah, hingga masa remaja.

Seperti sebuah studi yang pernah dilakukan oleh National Center on Addiction and Substance Abuse (CASA) Columbia University, Amerika Serikat menuturkan hasil penelitiannya bahwa makan bersama keluarga dapat membantu anak untuk beberapa cara, seperti membantu mereka mendapatkan nilai yang lebih baik dan menjauhkan mereka dari penggunaan rokok, alkohol, marijuana, dan zat adiktif lainnya.

Sebuah studi lain dari University of Minneapolis, Amerika Serikat, menemukan tren serupa berkaitan dengan keluarga. Hasil penelitian itu menyebutkan bahwa semakin banyaknya frekuensi makan malam bersama keluarga berhubungan dengan semakin banyaknya terjadi perilaku positif anak.

Makan malam yang baik seharusnya jika dilakukan di meja makan dan bersama anggota keluarga yang lain, dan tidak perlu dilakukan di sebuah restoran, karena hal ini cukup dilakukan di rumah saja. Sayangnya, kecenderungan anak sekarang, malah lebih senang makan di depan televisi. Seperti dijabarkan dari studi oleh Children's Nutrition Research Center (CNRC) menyatakan bahwa anak yang memiliki kelebihan berat badan (obesitas), frekuensi makan di depan televisi sebesar 50 persen. Sedangkan untuk anak dengan berat normal, frekuensi makannya hanya 35 persen di depan televisi.

Dengan beberapa studi yang disebutkan di atas, terlihat bahwa banyak poin positif yang bisa diambil dari sebuah kegiatan makan malam bersama lengkap dengan orangtua dan anggota keluarga lainnya. Maka para orangtua anak sebaiknya dapat menyisihkan waktu setiap hari atau minimum seminggu tiga kali untuk aktivitas ini.

Untuk beberapa poin lain yang menarik dari kesempatan makan malam bersama ialah setiap anggota akan menikmati makanan yang lebih sehat dibanding jajan di luar rumah, memiliki waktu mengobrol lebih lama dengan buah hati, dan anak pun dapat belajar mendengarkan problem anggota keluarga yang lain sekaligus berdiskusi mencari solusinya. Mari, saatnya luangkan waktu Anda untuk makan malam bersama keluarga tercinta.

Sumber: female.kompas.com