Lindungi Anak dari Bullying dengan 5 Cara Ini

15 Oktober 2018 Artikel Pendidikan


Sudah banyak musibah yang tidak diinginkan berasal dari bullying, bully yang kerap dilakukan anak-anak banyak dianggap sepele. Ketika bully berakibat fatal, barulah banyak orang yang menyesal tanpa dapat mengubah keadaan. Bullying saat ini sudah tidak dapat dianggap remeh, telah banyak korban yang berjatuhan. Berbicara masalah bullying pada anak-anak, pastinya kita semua berharap hal ini dapat dihindari atau bahkan bisa dihilangkan. Salah satu cara untuk menekan risiko kasus bullying di sekolah, atau di lingkungan tempat anak bermain, adalah peran aktif orang tua untuk melindungi anak-anak mereka dari tindakan bullying, atau bahkan mungkin menjadi pelaku bullying.

Nah, berikut cara jitu untuk melindungi anak dari bullying:
1. Berikan pemahaman tentang bullying
Terkadang beberapa orang tua melupakan hal penting ini, padahal dengan memberikan pemahaman tentang bullying, terkait tentang apa dan bagaimana bentuk bullying, serta pemahaman yang menegaskan bahwa bullying adalah tindakan yang salah, dapat menjadi sebuah langkah pencegahan yang signifikan untuk melindungi anak dari bullying.

2. Membangun komunikasi dengan anak
Hal ini menjadi sangat penting, karena tanpa komunikasi terbuka dengan anak, orang tua akan kesulitan untuk dapat mengetahui apakah anak mengalami bullying atau tidak, pasalnya hampir sebagian besar anak korban bullying lebih memilih diam dan tidak memberitahu orang tua mereka karena takut. Namun, terkadang bukan halmudah bagi anak untuk mengungkapkan hal tersebut, oleh sebab itu diperlukan pula strategi untuk membangun komunikasi, dengan membuat pertanyaan-pertanyaan, yang sifatnya tidak terkesan seperti menginterogasi si anak, yang justru akan membuatnya semakin takut.

3. Perhatikan tanda-tanda
Selanjutnya, hal yang tak kalah penting selaku orang tua adalah memperhatikan tanda-tanda peringatan yang ditunjukkan oleh anak. Misalnya saja, perubahan perilaku pada saat makan, tidur, atau mungkin tiba-tiba saja anak tidak ingin sekolah atau bermain.

4. Latih anak lebih berempati
Selain melindungi anak menjadi korban bullying, maka hal yang tidak kalah pentingnya adalah melindunginya agar tidak menjadi pelaku bullying. Caranya adalah dengan melatih mengembangkan sisi empati anak. Sehingga anak menjadi lebih peka, danmemahami tentang hal-hal yang tidak sepantasnya dilakukan kepada orang lain ataupun kepada teman-temannya.

5. Merespon segala bentuk bullying
Tidak jarang, pada beberapa kasus korban bullying justru orang tua memberikan respon yang membuat anak justru merasa disalahkan akibat kejadian tersebut, oleh sebab itu dengan mendengar dan memberikan dukungan kepada anak yang terlanjur menjadi korban bullying, dapatmembantunya untuk lebih mudah keluar dari trauma yang mungkin saja dialami olehnya.

Jadi, itulah lima cara jitu melindungi anak dari bullying. Semoga bermanfaat bagi Anda.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)