Life is A Choice

13 Desember 2014 Artikel Pendidikan   |    Ari Tri Winarno


Hidup adalah pilihan maka segala sesuatu yang terjadi, yang sedang terjadi, dan akan terjadi adalah hasil daripada pilihan kita. Hidup ini hanya sebentar, hanya sekali Hidup seperti apa yang akan kita pilih? (Felix Siauw- dalam Beyond The Inspiration)

Life is a choice, yups hidup adalah pilihan. Pilihan yang kita pilih dimasa lalu dan menentukan kita dimasa sekarang dan masa depan. Mengapa bisa seperti itu? Semua langkah yang terealisasi dalam pilihan-pilihan hidup kita menentukan keadaan diri kita. Pilihan -pilihan yang telah kita pilih dimasa lalu akan mempengaruhi perilaku kita dalam beraktivitas hingga seperti apakah diri kita yang sebenarnya dari adanya pilihan itu sendiri.

Satu pilihan

Satu pilihan? Hal ini bisa disebut sebagai the power of focus (kekuatan fokus). Fokus bisa dikatakan sebagai sebuah aktivitas yang memang dilakukan secara kontinyu untuk mencapai tujuan tertentu. Misalnya untuk menjadi seorang ahli beladiri, dibutuhkan banyak latihan yang akan membetuk repetisi (pengulangan) hingga menjadi sebuah gerakan otamatis untuk bertarung dalam pertandingan. Fokus bukan berarti harus menjadi robot bagi diri sendiri. Fokus pun dapat dilakukan dengan mengkombinasikan berbagai pengalaman agar tercapai tujuan yang diinginkan.

You Have To The Great Choice For Your Future

Kita harus mempunya pilihan yang istimewa untuk masa depan kita. Mau jadi apakah kita? mau kemana kita? Mau ngapain kita kelak? Itu semua ada ditangan kita sendiri, mau jadi pengusaha, mau jadi PNS, mau jadi relawan itu ada ditangan kita. Choice yang telah kita lakukan semua itu memiliki tanggung jawab bagi diri kita sendiri. Jika kita memilih untuk menjadi pengusaha maka pantaskan diri kita untuk menjadi pengusaha, jika ingin jadi seorang seniman maka pantaskan juga untuk menjadi seniman yang handal. Apakah kamu pantas menjadi apa yang kamu pilih di masa depan? Pantaskan diri dengan berusaha dan berdoa kepada Tuhan.

Today is Yesterday and Future is Today

Pilihan kita dimasa lalu menentukan kita dihari ini, dan pilihan kita dihari ini menentukan siapa kita dimasa yang akan datang. Pernahkah kita berfikir seperti ini "Mengapa dia ahli alam hal membuat karya tulis?" atau "Mengapa hari ini aku belum bisa menguasai materi kuliah?". Itu semua tidak bergantung pada bakat. Itu semua tergantung pada pilihan yang kita pilih. Mengapa? Pilihan yang kita ambil pada masa lalu aka membawa kita menuju aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan tujuan kita. Misalnya dimasa lalu kita ingin menjadi seorang penulis, secara tidak sadar kita akan memiliki aktivitas dan kebiasaan membuat tulisan secara kontinyu. Pilihan menentukan keterampilan diri kita pada saat ini dan masa depan.

Choice For My Life

Pilihan untuk hidup memanglah sering membuat kita bimbang, pilihan yang akan membawa kita pada aktivitas tertentu yang kadang membuat kita capek, lelah, atau bahkan galau. Rasa lelah itu adalah bagian dari proses, jika kita tidak mau bersusah payah untuk menggapai pilihan kita maka kita akan rugi karena sudah menyia-nyiakan waktu untuk hal yang hanya berjalan setengah jalan. Life is choice, segala pilihan akan ada konsekuensinya, tinggal kita MAU atau TIDAK MAU menjadi orang yang istimewa dalam menjalani pilihan kita ??

Ditulis oleh: Great Teacher Ary Senpai
(Penulis adalah Ghostwriter (www.nulisbuku.com), Aktivis Pengembang Media Pendidikan Non Formal, Freelance 3D Animation Tutor, Amil Zakat di RQ Management.org, dan Dosen dunia maya)