Latih Motorik dan Kreatifitas, Yuk Ajari Anak Memasak

3 September 2019 Artikel Pendidikan


Memasak biasanya hanya dilakukan bunda di dapur untuk menyiapkan makanan kesukaan sang buah hati dan keluarga. Namun, apakah Anda sempat terpikir untuk mengajak si kecil untuk ikut memasak di dapur?

Ternyata memasak bisa menjadi hal yang penting untuk anak karena anak diberi kesempatan untuk berkonsentrasi, melatih konsep-konsep matematika (saat menakar sesuatu), berkarya, bereksperimen, dan berbagi (ketika ia membagi-bagikan hasil masakannya).

Bagi anak-anak, terutama usia TK, masuk ke dapur memberinya kesempatan mengenal beragam sayur mayur, buah, tepung dan bahan dengan memegangnya langsung, meremas, sambil mengenali bau dan warnanya masing-masing. Hal ini juga menjadi wisata edukasi tersendiri bagi si anak.

Dalam hal ini, Anda tidak usah terlalu memikirkan bagaimana berantakannya dapur Anda pada saat itu,yang diutamakan adalah kesenangan anak berkegiatan bersama di dapur dan mempelajari hal-hal baru bersama Anda. Bahkan siapa tahu anak Anda akan menjadi Chef terkenal suatu hari nanti?

Belajar memasak bagi si kecil juga dapat mengasah kemampuan psikomotorik.kognitif dan bahasa si kecil dengan mengerjakan beberapa tugas di dapur. Apa saja sih tugas yang dapat mengasah kemampuan anak?

Asah motorik

  • Asah motorik halusnya dengan mendekorasi makananan. Misalnya, mengoleskan mentega atau selai atau menaburkan cokelat atau keju di atas roti atau kue.

Kembangkan kreatifitas

  • Lambungkan kreatifitas dan imajinasinya dengan menghias kue atau makanan lainnya.


Latih logika si kecil

  • Latih logika berpikir anak tentang tahapan suatu proses hasil karya dengan mengajaknya membuat adonan kue hingga kue siap disantap.


Tambah pengetahuannya

  • Tambah pengetahuannya tentang makanan sehat dengan memintanya menyebutkan setiap bahan makanan yang digunakan. Hal ini sekaligus akan melatih daya ingatnya.


Ajarkan pentingnya kebersihan

  • Ajarkan anak kebersihan dengan mencuci buah dan sayur. Lalu minta dia memisahkan buah dan sayur ke dalam dua wadah yang berbeda. Ini akan melatihnya mengenal buah dan sayur sekaligus belajar mengelompokkan suatu benda.


Pastikan anak tak lepas dari pengawasan Anda dan hindari benda-benda tajam serta kompor yang dapat melukai si kecil. Dengan begitu, selain menambah pengetahuan dan pengalaman si kecil, Anda juga akan semakin dekat dan kegiatan memasak jadi hal yang menyenangkan.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)