Lakukan Hal Ini untuk Menangani Anak Susah Makan di Rumah

8 Oktober 2016 Artikel Pendidikan


Banyak alasan yang anak sampaikan ketika disuruh makan. Mulai dari mengatakan sudah makan dan bahkan kadang-kadang selalu memilih makanan. Anak yang susah makan di rumah akan lebih tertarik dengan jenis makanan yang ada di luar. Entah itu bakso, siomay, ice cram, hingga jenis jajanan lainnya yang sudah barang tentu tidak sehat bagi anak. Jadi, bagaimana menangani anak yang sudah makan di rumah? Semua butuh proses dan trik tersendiri dari Anda sebagai orang tua.

1. Anak yang sudah makan kerap kali jajan di sekolah atau diluar sekolah. Nah, ini harus Anda hilangkan sedikit demi sedikit dalam diri anak. Mulailah dengan membekali mereka dengan makanan yang Anda buat di rumah daripada memberikan mereka uang saku. Intinya berikan uang saku yang cukup untuk jam istirahat mereka atau lebihkan memberikan bekal kepada anak.

2. Ketika memutuskan untuk membekali anak makanan ke sekolah atau berupaya agar anak mau makan di rumah, maka makanan yang akan Anda sajikan harus mampu memberikan kesan menarik dan menggugah keinginan anak untuk mencoba makanan tersebut. Variasi makanan sangat memberikan suasana yang berbeda pada anak untuk senantiasa mencoba makanan yang baru.

3. Ketika Anda kesulitan untuk menangani anak yang susah makan di rumah, cobalah untuk mengajak mereka makan bersama. Dengan makan bersama tentu akan banyak cerita yang akan muncul disana. Makan bersama juga memberikan kehangatan dan menumbuhkan pengertian dalam diri anak akan karunia makanan yang kita peroleh saat ini. Bukan malah memanjakan anak dengan memberikan semua makanan yang mereka inginkan.

4. Sekali-kali makanan yang Anda sajikan di rumah dibeli dari rumah makan. Dengan demikian maka sajian makanan tentu akan menambahkan daya tarik anak. Mungkin paginya Anda memasak kemudian makan malamnya Anda belikan lauk yang sudah matang di sebuah rumah makan. Tentu suasana makan seperti ini akan mampu menangani anak yang susah makan di rumah.

Nah, bagaimana menurut Anda? Yang terpenting adalah bukan memanjakan anak, tetapi mendidik mereka untuk lebih menghargai dan bersyukur atas makanan yang diterima hari ini.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)