Artikel Pendidikan
8 Maret 2011

Kualifikasi Apa yang Dibutuhkan?

Kualifikasi pendidikan seperti apa yang dibutuhkan perusahaan? Ini sebuah pertanyaan penting yang harus dijawab, terutama oleh kampus pencetak sarjana. Hal ini penting karena erat kaitannya dengan lapangan kerja yang bakal dirambah para lulusan kelak.

Jika kampus dapat merumuskan alumnus sesuai dengan kebutuhan perusahaan, apalagi jika persaingan merebut kue pekerjaan sedikit, sangat mungkin para lulusan ini akan melenggang mudah ke dunia kerja.

Memang, ini tak mudah, apalagi setiap perusahaan memiliki kualifikasi tersendiri dalam merekrut karyawannya, termasuk latar belakang pendidikan.

Umumnya, universitas unggulan tetap menjadi incaran sejumlah perusahaan untuk menemukan calon karyawan yang dibutuhkan. Setidaknya, fakta ini terungkap dari hasil survei yang dilakukan Tim Riset majalah SWA beberapa tahun lalu (Sumber: http://swa.co.id/swamajalah/swaplus/...?cid=1& id=9183).

Survei yang melibatkan 35 responden (perusahaan), baik BUMN, perusahaan swasta, maupun departemen/lembaga pemerintah ini juga mengungkap beberapa jurusan pada universitas tertentu masih diincar.

Di Universitas Indonesia (UI), misalnya, lulusannya yang paling banyak diminati/diserap para pemberi kerja adalah dari Jurusan Ekonomi. Lalu, dari Institut Teknologi Bandung (ITB), lulusannya yang banyak diminati dari Jurusan Teknik Mesin, Teknik Industri, dan Teknik Elektro. Adapun dari Universitas Gadjah Mada (UGM), lulusannya yang diminati dari Jurusan Teknik Elektro. Sementara itu, dari universitas swasta, misalnya Universitas Trisakti, yang banyak dicari adalah lulusan Jurusan Teknik; Universitas Bina Nusantara (Binus), Jurusan Teknik Informatika; Universitas Gunadarma, Jurusan Teknik; dan Universitas Atma Jaya, Jurusan Psikologi.

Secara keseluruhan, dari semua universitas unggulan tersebut, untuk lulusan S-1, yang paling dibutuhkan adalah yang berasal dari Jurusan Akuntansi, Ekonomi, Teknik Elektro, Teknik Kimia dan Hukum. Sementara untuk lulusan S-2, yang dipilih adalah dari Jurusan Manajemen, Keuangan, Bisnis, Teknik Elektro dan Pemasaran. Adapun untuk lulusan S-3, bidang Manajemen.

Tentu saja, lulusan S-2 dan S-3 yang dibutuhkan jauh lebih sedikit dibandingkan dengan lulusan S-1. Pasalnya, posisi/jabatan yang ditawarkan untuk lulusan S-2 dan S-3 lebih tinggi dibandingakan dengan posisi untuk lulusan S-1. Masih berdasarkan hasil riset SWA, posisi yang ditawarkan kepada lulusan S-2 adalah manajer dan senior manajer. Sementara itu, untuk lulusan S-3, rata-rata responden tidak memberi jawaban pasti tentang jabatan yang ditawarkan. Sebagian responden menempatkan lulusan S-3 di bagian riset dan pengembangan (R& D) dan sebagian lainnya memilih tidak menjawab.

Di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), jumlah lulusan S-2 dan S-3 yang direkrut tidak selalu sama setiap tahun. Pasalnya, LIPI mendidik sendiri pegawainya hingga lulus jenjang S-2 dan S-3. Sebab, kualifikasi yang dibutuhkan LIPI biasanya cukup spesifik. Selain itu, menurut Neni Sintawardani, kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian LIPI, cukup sulit bagi LIPI mendapatkan lulusan S-2 dan S-3 yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkannya.

Dalam Luar Negeri

Riset majalah SWA juga menunjukkan perusahaan tidak melihat apakah calon karyawannya itu lulusan dalam atau luar negeri. Sebanyak 60% responden menjawab lebih melihat sisi kemampuan dan pengalaman. Malah, mayoritas responden (78,13%) lebih memilih lulusan dalam negeri, sementara yang memilih lulusan luar negeri hanya 6,25%, dan sisanya (15,63%) menilai lulusan dalam dan luar negeri sama saja.

Salah satu alasan mereka memilih lulusan dalam negeri yakni lulusan banyak yang berpotensi dan berkualitas. Kekurangannya, dalam hal penguasaan bahasa asing. Alasan lainnya, lulusan dalam negeri dianggap akan lebih mudah beradaptasi. Namun, lulusan luar negeri juga tak disepelekan. Berdasarkan survei SWA, mereka dianggap mempunyai wawasan yang luas, kemampuan berbahasa Inggris yang lebih bagus, drive dalam bekerja yang rata-rata lebih kuat, dan rasa percaya diri yang lebih tinggi.

Bagaimana di Lampung? Di Lampung memang belum ada survei terkait dengan hal itu. Namun, dari berbagai lowongan kerja yang terdapat di media massa, terlihat betapa kualifikasi sangat terkait dengan jenis pekerjaan yang ditawarkan perusahaan tersebut. Untuk perusahaan consumer goods, otomotif, dan pembiayaan kualifikasi untuk bagian penjualan (sales) umumnya minimal SMA, memiliki kendaraan sendiri, dan diutamakan yang berpengalaman.

Perusahaan bank umumnya mensyaratkan sarjana ekonomi dengan batas usia tertentu. Sementara itu, perusahaan jasa tak jarang menempatkan kemampuan menggunakan komputer sebagai salah satu syaratnya. Sementara untuk PNS, jurusan yang dibutuhkan umumnya sesuai dengan formasi yang tersedia, baik S-1 maupun S-2. HESMA ERYANI/R-1

Sumber: lampungpost.com

Artikel Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Lowongan Iklan Baris