Kiat Menerapkan Pola Asuh Anak yang Baik

28 November 2019 Artikel Pendidikan


Sebagai orang tua Anda pasti menyadari tidak mudah mendidik anak terutama tentang kedisiplinan. Mulai dari disiplin makan hingga belajar. Orang tua umumnya tidak sabar dalam mendidik anak. Tanpa sadar mereka menakut-nakuti anak supaya mereka patuh dan supaya anak cepat melakukan apa yang diminta oleh orang tua. Misalnya 'Ayo makan, kalau tidak Pak Polisi datang’. Hal ini terlihat sepele tapi jika dilakukan terus menerus maka akan menciptakan pribadi anak yang penakut.

Menakuti anak agar ia mau melakukan sesuatu merupakan hal yang tidak baik. Menakut-nakuti anak bukanlah solusi agar anak menjadi disiplin tetapi justru membuat jiwa anak terancam hingga trauma.

Dampak dari menakut-nakuti memang bervariasi. Ada anak yang menjadi sangat penurut. Namun lama kelamaan jika dia terus menerus selalu ditakut-takuti, si anak bisa saja menjadi pembantah dan lama-lama ia akan melawan karena ucapan orang tuanya dianggap berbohong dan tidak terbukti.

Kedua, si anak menjadi pribadi pengecut. Seorang anak di usia 1-5 tahun merupakan saat ia mulai mengenal hal-hal baru. Ia akan belajar suatu kebiasaan yang akan diterapkannya hingga dewasa kelak. Jika dari kecil saja tidak dibimbing dengan baik, bagaimana ia akan tumbuh baik ke depan. Oleh sebab itu, anak hendaknya diajarkan untuk melakukan sesuatu tidak melalui ancaman tetapi dengan ajakan.

Dalam mendidik anak, peran dan perilaku orang tua sangat penting. Biasakan agar orang tua selalu mendampingi apa yang sedang dilakukan oleh si kecil, disiplinkan waktu dan jam-jam main mereka agar di kemudian hari mereka menjadi seorang yang disiplin. Para orang tua harus lebih konsisten terhadap apa yang telah disepakati dengan anaknya. Jangan sampai anak merasa dibohongi misalnya janjinya jika sudah tidur siang boleh main tetapi sang ibu tidak menepatinya. Itu akan menimbulkan persepsi anak bahwa orang tuanya berbohong. Hal tersebut berdampak anak tidak percaya lagi dengan orang tuanya. Nah, jika anak berhasil tertib dan konsekuen dengan jadwal yang dibuat orang tua, orang tua harus memberikan pujian dan semangat bagi si buah hati agar mereka dengan senang hati melakukan hal tersebut.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)