Kiat Berkurban yang Baik di Lebaran Haji

24 September 2015 Artikel Pendidikan


Lebaran haji atau hari raya Idul Adha 1436 H sudah dekat, tepatnya sehari setelah wukuf di padang Arafah atau mengikuti pengumuman pemerintah. Seiring dengan maraknya persediaan hewan qurban baik sapi, kerbau, kambing dan domba di beberapa tempat maka perlu diperhatikan panduan agar bisa beribadah sesuai keyakinan. Berkurban adalah kewajiban yang tidak bisa dianggap sepele. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dengan baik agar kurban yang diniatkan untuk ibadah tersebut benar-benar bernilai ibadah di sisi Allah. Bagi Anda yang akan berkurban pada tahun ini untuk pertama kalinya baik yang sudah berulang kali berkurban, tidak ada salahnya untuk memperhatikan beberapa hal berikut ini.

Luruskan niat

Hal utama yang harus dimiliki umat Islam yang mau berkurban adalah niat yang lurus dan ikhlas karena Allah. Perlu diketahui, niat akan mempengaruhi dari apa yang dilakukan. Niat kurban hanya karena segan atau malu di depan manusia, tidak akan bernilai ibadah. Jadi, sebelum berkurban ada baiknya meluruskan dan mempertebal niat terlebih dahulu agar tidak terjerumus dalam riya.

Tentukan cara berkurban

Pada umumnya ada dua cara berkurban yaitu bergabung dengan orang lain dan berkurban sendiri. Bergabung dengan orang lain maksudnya adalah bersama-sama dengan orang lain terlibat membeli hewan kurban umpamanya satu sapi dibeli oleh 7 orang. Karena ini bersama-sama, tempat memotongnya juga di tempat umum dengan pengaturan pembagian sesuai dengan ketentuan panitia kurban.

Sebaliknya, orang yang berkurban sendiri mereka tidak tergabung dalam kelompok atau panitia kurban. Mereka membeli hewan kurban sendiri, menyembelih dan membangikan sendiri kurban mereka. Pada sebagian daerah terdapat kesepakatan bahwa kurban dilaksanakan oleh panitia kurban sehingga semua hewan kurban warga dikumpulkan dalam sebuah tempat. Disembelih, dibersihkan dan dibagikan bersama. Sementara, sebagian daerah lagi ada yang masing-masing keluarga menyembelih kurban sendiri. Tentunya hal ini sesuai dengan kebiasaan yang ada di daerah Anda.

Sesuaikan dengan kemampuan

Hewan yang biasa dikurbankan adalah kambing dan sapi. Jika Anda ingin berkurban tentunya harus menyesuaikan dengan kemampuan keuangan Anda. Jika Anda memiliki rezeki yang lumayan dan mampu membeli seekor sapi, belilah sapi dan sebaliknya. Memang tidak ada orang yang memaksa Anda harus berkurban sapi atau kambing, ini adalah kesadaran masing-masing umat Islam. Tetapi sebagian orang malah berusaha mengelak dari kewajiban kurban. Hartanya sangat banyak tapi sangat pelit dengan kurbannya. Begitu juga, jika Anda tidak memiliki uang dan susah untuk kehidupan sehari-hari juga harus dihindari berhutang untuk bisa kurban.

Pilihlah yang terbaik

Kurban adalah persembahan dan haruslah binatang yang terbaik yang diberikan. Baik kambing maupun sapi, hewan kurban tersebut adalah sehat dan berkualitas. Hindarilah membeli hewan kurban asal pilih saja. Tidak semua penjual binatang kurban menjual hewan sesuai dengan kriteria hewan kurban. Belilah hewan yang sehat dan gemuk sehingga akan lebih bagus. Jangan sengaja membeli hewan yang sakit-sakitan serta kurus. Jika ingin mendapatkan nilai terbaik di sisi Allah, seseorang harus berusaha memberikan persembahan terbaiknya. Ini juga akan berhubungan dengan kerelaan dalam berkurban.

Tata cara penyembelihan sesuai agama

Dalam Islam ada cara dalam menyembelih hewan, tidak asal sembelih saja. Panitia kurban biasanya sudah paham masalah agama. Jika Anda belum pernah, bisa menambah pengetahuan. Beberapa ilmuan juga membuktikan bahwa cara menyembelih hewan juga berhubungan dengan kesehatan orang yang memakannya. Nah, demikian harus benar-benar diperhatikan terkait tata cara menyembelih hewan.

Bagikan kepada orang yang tepat

Baik tergabung dengan panitia kurban atau sendiri, harus dipastikan bahwa hewan sembelihan diberikan kepada orang yang tepat. Lihatlah orang-orang di sekeliling Anda siapa yang kira-kira berhak untuk menerima. Memberikan kurban kepada orang yang kurang mampu akan memberikan kegembiraan kepada mereka.

Nah, itulah tips berkurban di lebaran haji yang harus Anda perhatikan. Bagaimana, sudah siap dengan kurban terbaikmu?

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)

Tags