Keuntungan Pembelajaran Disusun Secara Tematik?

25 Juli 2016 Artikel Pendidikan   |    Kak Zepe


Pembelajaran tematik bagi anak usia dini memiliki peran yang cukup penting. Melakui pembelajaran yang disusun secara tematik, anak didik akan lebih mudah dalam mengenal suatu konsep pengetahuan. Secara garis besar, akan dijelaskan dalam poin-poin di bawah ini:

1. Anak mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu

Hal ini juga akan memudahkan pendidik dalam mencari bahan pengajaran. Misalnya tema yang dipelajari adalah tema "cita-citaku". Maka kita bisa mencari berbagai sumber pengajaran yang berhubungan dengan tema, misalnya lagu anak berjudul "Semua Profesi Baik Adanya" karya Kak Zepe. Pembelajaran tematik akan menyediakan satu tema yang sama untuk beberapa mata pelajaran. Meskipun anak-anak belajar bidang studi yang lain, mereka tidak akan menjumpai banyak kosa kata baru. Karena kosa kata yang digunakan dalam setiap materi pelaran adalah sesuai tema. Misalnya tema yang dipelajari adalah tema hewan. Maka dalam pelajaran berhitung pun alat peraga atau gambar-gambar yang digunakan selama belajar berhitung pun akan lebih banyak menggunakan gambar atau jenis-jenis hewan.

2. Anak akan lebih mudah dalam menghafalkan kosa kata dalam jangka waktu yang lama

Kesulitan anak-anak usia dini biasanya adalah menghafalkan banyak kosa kata baru. Pembelajaran tematik memungkinkan anak-anak didik untuk lebih mudah dalam menguasai kosa kata baru. Karena kosa kata yang digunakan dalam suatu mata pelajaran akan digunakan di mata pelajaran yang lain. Dengan terjadinya pengulangan kosa kata di dalam beberapa mata pelajaran, maka anak-anak akan semakin hafal dalam jangka waktu yang lama.

3. Pemahaman terhadap materi pengembangan lebih mendalam dan berkesan

Materi yang dipelajari dalam pembelajaran tematik biasanya sangat sederhana. Dalam hal ini, kita tidak boleh membiarkan anak didik hanya mempelajari apa yang ada di dalam buku tematik. Tugas guru adalah mengembangkan tema tersebut, agar anak-anak didik bisa mempelajari lebih banyak hal dengan aktivitas yang menyenangkan dan berkesan.

4. Pengembangan bahasa yang dikembangkan lewat pengalam pribadi anak didik

Dalam pembelajaran tematik, anak-anak diajak untuk mengerjakan tugas sesuai dengan pengalaman pribadi anak. Misalnya tema yang dipelajari adalah tentang mengenal hewan. Dalam pelajaran menggambar, anak-anak akan diminta untuk menggambar kebun binatang yang pernah dikunjungi bersama keluarga, dalam pelajaran bahasa Indonesia, anak-anak akan diminta bercerita tentang pengalaman mengunjungi kebun binatang bersama keluarga, dan masih banyak aktivitas lainnya.

5. Anak didik akan semakin merasakan manfaat mempelajari suatu tema tertentu

Di awal pelajaran biasanya pendidik akan menanyakan manfaat-manfaat dari mempelajari suatu tema tertentu. Begitu juga saat akhir

6. Menambah semangat anak belajar

Anak-anak adalah pribadi yang aktif. Ia suka bergerak untuk bermain dan melakukan sesuatu. Di dalam pembelajaran tematk, anak-anak akan lebih banyak melakukan kegiatan praktek atau menggunakan prinsip "learning by doing". Anak-anak diajak untuk belajar sesuai dengan situasi nyata, misalnya menulis surat, melakukan wawncara, bermain peran, dan lainnya.

(Penulis adalah Praktisi Pendidikan dan Pencipta Lagu Anak dalam aplikasi gratis" Lagu Anak Kak Zepe Vol 1 dan 2)