Kenapa Anak-Anak Harus Main Catur?

17 Desember 2013 Artikel Pendidikan


Usia sekolah, anak-anak membutuhkan perhatian ekstra untuk membantu mengembangkan kemampuan berpikir mereka. Tetapi kasihan juga ya kalau mereka sudah lelah belajar di sekolah dan di rumah masih harus belajar lagi.

Anak belajar dan mengembangkan rasa percaya dirinya dengan bermain. Bermain pada anak-anak bukanlah sesuatu yang kebetulan atau hanya untuk mengisi waktu luang mereka. Bermain adalah hal yang sangat penting bagi anak-anak, karena melalui permainan anak mengeksplorasi dunia di sekelilingnya, mendapatkan wawasan tentang peristiwa dan situasi. Dia belajar memahami dunia dalam arti yang sebenarnya.


Kalau begitu kenapa tak ajak anak-anak untuk bermain catur? Permainan ini bukan hanya dirancang untuk orang-orang lanjut usia yang ingin menghabiskan waktu di taman. Jika permainan ini dilakukan secara teratur, dapat membantu anak merangsang kreativitas dan mengembangkan kemampuan otaknya.

Ternyata cukup banyak manfaat yang bisa didapat anak dari kegiatan bermain catur.

1. Memecahkan masalah

Dalam permainan ini, otak Anda dan anak-anak "dipaksa" untuk berpikir untuk membuat strategi dan perhitungan. Latihan ini akan meningkatkan kemampuan memecahkan masalah. Anak juga akan belajar melihat masalah dari berbagai sudut dan menemukan solusinya.

Catur juga memaksa pemain untuk mencari jalan alternatif dan tidak menyerah sampai semua strategi dan kemungkinan terkecil sudah dicoba. Dengan demikian, permainan ini akan membantu anak untuk mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untu bertahan hidup yang diperlukan di dunia nyata.

2. Memperkuat ingatan

Penelitian sudah menunjukkan bahwa pelajar yang bermain catur memiliki memori yang kuat. Selain itu, otak mereka berkembang lebih signifikan dibanding yang tidak.

3. Kesabaran

Bermain catur tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Permainan ini mewajibkan Anda untuk berpikir dengan cermat sehingga anak harus bersabar untuk bisa memenangkan pertandingan.

4. Fokus

Pola pikir anak anak berkembang ketika mereka bermain permainan "berpikir". Mau tak mau, anak akan duduk tenang dan memeras otaknya untuk berstrategi. Mereka akan fokus pada berbagai kemungkinan langkah yang mungkin diambil untuk menghabiskan pion-pion lawannya.

Dengan bermain, anak-anak belajar mandiri dan bertanggung jawab, yang merupakan unsur penting dalam kepercayaan diri. Sayangnya, banyak orang tua yang membatasi anak-anaknya bermain bebas sehingga menghalangi pertumbuhan rasa percaya dirinya

Oleh: Iman S
(Dikutip dari berbagai sumber)