Kenakalan Anak Dipengaruhi Gen Orangtua, Benarkah?

10 September 2014 Artikel Pendidikan


Anak kadangkala adalah cerminan dari orang tua. Sebuah peribahasa bahkan mengatakan bahwa buah jatuh tidak jauh dari pohonnya yang berarti bahwa sang anak biasanya akan mengikuti orang tuanya. Kenakalan anak-anak memang terkadang dilihat sebagai sesuatu yang wajar. Anak-anak dalam pertumbuhannya akan belajar tentang tanggung jawab dan perilaku dari orang tuanya. Mungkin banyak dari kita yang berpikir bahwa penyebab kenakalan anak adalah lingkungan sekitar. Lingkungan sekitar dan teman pergaulan memang mempengaruhi tingkah laku dari anak-anak. Akan tetapi, Anda juga harus mulai mengetahui penyebab-penyebab yang lainnya. Ada penyebab lain yang juga ikut mempengaruhinya.

Salah satu diantaranya adalah gen dari orangtua itu sendiri. Gen memberikan peran dalam mempengaruhi kenakalan dari anak-anak mereka. Memang terdengar sulit dipercaya, tetapi itu adalah faktanya. Pada dasarnya gen orangtua mempengaruhi dalam bentuk fisik seperti rambut, muka, dan sebagainya. Namun, gen juga memfasilitasi kenakalan terhadap anak tersebut. Sifat alami dari orangtua lah yang menurun ke anak mereka. Sehingga, hal itulah yang menjadi penyebab anak-anak menjadi nakal. Misalnya saja orangtua yang mempunyai dasar pemarah, hal ini akan menurun ke anak mereka. Anak mereka akan mempunyai sifat pemarah juga.

Apapun karakteristik dari orangtua akan menurun pada anaknya. Hal itu bergantung pada seberapa besar pengaruh gen antara ayah dan ibu mereka. Jika gen ibu yang menang, maka akan lebih banyak karakterisitik yang muncul ke anak mereka, begitu juga sebaliknya. Kehidupan di masa lalu yang dijalani oleh orang tua biasanya juga akan tercermin pada anak mereka. Hal itu akan terlihat bagaimana mereka menjalankan hidup ini terutama dalam menghadapi masalah.

Sikap dan perilaku yang akan dijalankan oleh anak memang mereka dapatkan dari orangtua mereka. Sehingga, hal itulah yang menjadi dasar kenakalan itu erjadi. Meskipun, kita juga tidak boleh mengabaikan faktor-faktor lain dari penyebab kenakalan anak.

Percampuran gen antara ayah dan ibu itulah yang akan membentuk pribadi dari anak mereka sendiri. Mereka bisa menjadi anak yang baik atau pun nakal, bergantung dari jumlah gen yang ada di dalam diri mereka. Seperti yang telah dijelaskan di atas, kedua gen akan saling mendominasi hingga akhirnya akan ada satu gen yang dominan penuh atas anak terebut. Oleh sebab itulah, terkadang banyak orang Jawa yang bilang bahwa sifatnya temurun ke anaknya.

Oleh sebab itu, pernyataan tersebut tidak sepenuhnya salah. Karena memang ada pengaruh gen terhadap kenakalan seorang anak. Untuk itulah diperlukan pengawasan yang extra dari orangtua. Orangtua wajib memonitor perilaku dan pergaulan anak mereka. Hal ini tentu saja untuk mengurangi perilaku-perilaku yang buruk atau pun negatif. Disadari atau tidak gen memang memberi pengaruh terhadap kenakalan tersebut.

Jadi, bagi Anda yang menginginkan anak untuk menjadi baik, tidak ada salahnya untuk mencari penyebabnya dari dalam sendiri. Hal itu akan lebih baik dan memudahkan untuk mendapatkan solusi yang tepat. Perilaku atau sikap yang dilakukan di rumah pun juga harus dijaga. Anak akan sangat mudah terpengaruh dari sesuatu yang mereka lihat. Untuk itulah, Anda sebagai orang tua seharusnya menjaga perilaku dengan sebaik mungkin agar lebih efektif lagi, pengawasan dan perhatian harus diberikan lebih banyak lagi. Dengan begitu, anak akan merasa diperhatikan oleh kedua orang tua mereka.

Terdapat banyak sekali cara untuk mengendalikan kenakalan yang dibuat oleh si anak. Kesabaran menjadi kunci utamanya, karena dengan sabar orangtua dapat berperilaku secara semestinya. Berilah penjelasan bahwa perilaku yang mereka tunjukkan itu adalah salah. Akan lebih baik lagi jika Anda langsung menegurnya daripada menundanya.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)