Kebiasaan Sehari-Hari untuk Mengajarkan Anak Arti Kerjasama

2 Desember 2016 Artikel Pendidikan   |    Kak Zepe


Ketrampilan dalam bekerjasama adalah salah satu aspek penting dalam perkembangan kepribadian anak.Karea di zaman yang serba cepat ini, manfaat kerjasama tim sangatlah penting. Oleh karenanya, orang tua perlu melatih anak-anaknya agar memiliki ketrampilan dalam bekerjasama dengan orang lain. Bagaimana caranya? Berikut ini adalah penuturan dari Kak Zepe.

1. Saat anak mengeluh, dengarkanlah

Kebiasaan anak mengeluh memang kebiasaan yang kurang baik. Namun tindakan yang salah juga kalau orang tua membiarkan anaknya mengeluh. Saat anak mengeluh, tataplah matanya, dengarkan segala keluhan anak. Tunjukkan bahwa anda berempati atas apa yang terjadi pada anak. Saat anak mengeluh, itu tandanya ia membutuhkan bantuan. Jadi yang menjadi permasalahan bukanlah kebiasaan anak mengeluh, melainkan besarnya bantuan yang anda berikan. Misalnya, saat anak haus. Anak akan mengeluh dengan mengatakan, "Ma...Saya haus." Tindakan terbaik bukanlah melarang anak untuk berhenti mengeluh, melainkan katakanlah,"Kalau haus, ambil minum sendiri. Mama sudah menyipkan beberap botol air minum di kulkas. Ayo, lekas, ambil sendiri... ."

2. Teladan kerjsama

Tunjukkan kepada sang buah hati, bahwa Anda adalah pribadi yang gemar membantu orang lain. Misalnya, saat ada teman Anda yang kesulitan mengangkat kopor karena terlalu berat, anda bisa memberikan bantuan dengan cara membantu mengangkatkan kopor tersebut, atau membantu membuka pintu mobilnya agar bisa memasukkan kopornya dengan lebih mudah ke dalam mobil. Bagi Anda mungkin itu adalah sekedar bantuan kecil. Tapi bagi anak-anak, anak-anak akan semakin memahami akan pentingnya kerjasama dalam hidup.

3. Mengajak anak melakukan permainan dalam tim

Dengan mengajak anak melakukan permainan dalam tim, maka anak akan semakin memahami pentingnya kerja sama dalam tim. Sesekali Anda juga bisa ikut melihat saat anak-anak mendapatkan kesempatan untuk bermain di dalam tim. Misalnya, saat anak bermain sepak bola di sekolah dalam kegiatan ekstrakurikuler. Sempatkan waktu untuk bisa melihat penampilan anak saat melakukan pertandingan. Seusai pertandingan, Anda bisa menjelaskan pentingnya kekompakan saat bermain dalam tim, pentingnya mengikuti instruksi wasit dan kapten, pentingnya mematuhi aturan, pentingnya menjalankan tugas atau perannya di dalam tim, dan masih banyak lagi. Sehingga anak akan semakin memahami pentingnya kerjasa sama dalam tim melalui penjelasan atau evaluasi yang Anda berikan.

4. Memberikan kesempatan dalam memimpin

Sekali waktu, Anda juga perlu memberikan kesempatan kepada anak untuk memimpin di dalam keluarga. Misalnya, pada saat liburan akhir pekan. Biarkan anak mengelola waktu, tempat, dan acara liburan. Biarkan anak yang memutuskan tempat yang akan dituju, kapan berangkatnya, berapa lama berada di sana, kapan waktu pulang ke rumah, apa saja yang perlu dibeli, dan lainnya. Dengan memberikan kepercayaan seperti ini, kepercayaan diri anak pun akan semakin tumbuh. Kepercayaan diri dan pengalaman dalam memimpin keluarga ini akan berguna bagi perkembangan kepribadian mereka, terutama dalam hal ketrampilan memimpin.

5. Ajarkan anak akan pentingnya bersosialisasi

Berikan penjelasan kepada anak bahwa manusia adalah mahluk sosial. Sebagai mahluk sosial, manusia membutuhkan orang lain. Karena dengan saling mengenal dan bekerjasama dengan sesama manusia, manusia akan bisa melakukan banyak hal dengan lebih mudah. Bila ada seseorang yang sedang mengalami kesulitan, maka akan ada yang siap membantu. Setelah anak memahaminya, Anda bisa mengajak anak untuk menghadiri acara-acara yang dikunjungi banyak orang. Misalnya acara pernikahan, perayaan hari besar agama, dan lainnya. Dari situ anak-anak akan mengenal baragam karakter manusia. Anak akan belajar menerima perbedaan dan keunikan yang ada di dalam pribadi setiap orang.

Demikian tips dari Kak Zepe. Semoga berguna bagi keluarga Anda. Bagaimana menurut pendapat Anda? Sudahkah Anda mengajarkan pentingnya kerjasama kepada buah hati ? Apakah buah hati Anda sudah mampu mempraktekkan kerjasama dalam hidup sehari-hari?

(Penulis adalah Praktisi Pendidikan dan Pencipta Lagu Anak dalam aplikasi gratis" Lagu Anak Kak Zepe Vol 1 dan 2)