Jika Anak Terlibat Konflik, Ini yang Perlu Orang Tua Lakukan

29 Agustus 2019 Artikel Pendidikan


Setiap orangtua memiliki masalah, tidak terkecuali dengan anak-anak. Bila putra atau putri Anda terlihat murung setelah pulang sekolah, Anda sebagai orangtua perlu menyelidiki lebih lanjut.Mungkin saja ada yang terjadi di sekolah saat si kecil bermain dengan teman-teman sebayanya. Namun, meski mereka masih anak-anak, tentunya si kecil juga sensitif seperti orang dewasa bila kita ingin mendekati mereka untuk mengetahui permasalahan yang mereka alami. Lantas, apa yang sebaiknya kita lakukan ketika anak bermasalah dengan temannya? Berikut tips untuk Anda.

Cari sumber masalahannya

Sebagai orangtua yang baik, Anda sebaiknya lebih teliti dalam menanggapi permasalahan anak. Jangan terburu-buru mengambil kesimpulan sendiri saat si kecil pulang dengan menangis saat sepulang sekolah. Bisa jadi beragam alasan yang menyertai hal ini. Anda harus pandai-pandai mengenali sumber permasalahannya.Lakukan pendekatan yang telaten pada anak agar Anda mengetahui apa yang sedang dihadapinya di sekolah. Apakah itu dia dijauhi anak lain atau apakah putra atau putri Anda merasa sedih karena dia bertengkar dengan sahabat karibnya.Salah satu pendekatan yang bisa Anda lakukan adalah membuatnya rileks baru kemudian Anda memberikan pertanyaan sambil lalu kenapa si kecil terlihat sedih akhir-akhir ini.

Ajari anak memiliki persahabatan yang sehat

Luangkan waktu Anda untuk si kecil agar Anda dapat menunjukkan padanya apa saja yang dibutuhkan seseorang untuk menjadi teman baik, demikian juga apa saja yang perlu dilakukan agar kita juga bisa menjadi teman yang baik bagi orang lain.

Biarkan anak memilih temannya sendiri

Jangan biarkan obsesi masa muda Anda untuk bergabung dengan grup pertemanan tertentu mempengaruhi Anda untuk meminta anak memenuhi obsesi Anda di saat muda. Biarkan dia memilih teman dan keramaian yang memang cocok dengan pribadinya.

Orang tua perlu senantiasa membekali anak dengan pengertian mengenai pergaulan, dimana bisa saja terjadi konflik, tapi setiap konflik harus diselesaikan dengan damai. Pastinya senang sekali kan jika pada akhirnya anak-anak bisa menyelesaikan sendiri masalah mereka dengan baik dan bermain bersama lagi dengan akur.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)