Inilah Kesalahan Orang Tua yang Sering Dijumpai

26 Agustus 2019 Artikel Pendidikan


Orang tua merupakan bagian terpenting bagi kehidupan seorang anak. Seperti apapun itu kesimpulannya tetap sama. Mulai dari awal hingga dewasa orang tua sangat berpengaruh besar terhadap kehidupan anak. Bahkan usaha/tindakan orang tua bisa juga berpengaruh pada masa depan anak nantinya. Tidak cukup jauh dari hal itu, ternyata ada beberapa tindakan orang tua yang bisa dikatakan sebagai kesalahan. Kesalahan yang bisa berpengaruh buruk pada masa depan anak.

Inilah kesalahan orang tua yang sering dijumpai:
1. Menumbuhkaan rasa takut dan minder pada anak

Ketika anak-anak menangis sebagian orang tua mencari cara agar anak berhenti menangis dengan cepat, salah satunya dengan menakuti-nakutinya dengan suara menyeramkan misalnya menirukan suara binatang buas, bercerita mengenai makhluk yang menyeramkan (hantu), sehingga terkadang anak-anak ini takut pada bayangannya. Hal inilah yang tidak disadari dapat menumbuhkan rasa takut tumbuh di dalam diri anak-anak dikarenakan ilusi yang kita ciptakan itu.

2. Membiasakan anak-anak hidup mewah, sombong
Jika hal ini didapat dari tingkah laku kedua orang tuanya maka dapat dipastikan maka anak juga akan meniru kebiasaan para orang tua. Dengan kebiasaan ini, sang anak bisa tumbuh menjadi anak yang suka kemewahan, suka bersenang-senang. Hanya mementingkan dirinya sendiri, tidak peduli terhadap keadaan orang lain.

3. Terlalu pelit pada anak-anak (melebihi batas kewajaran)
Ada juga orang tua yang terlalu pelit kepada anak-anaknya, hingga anak-anaknya merasa kurang terpenuhi kebutuhannya. Pada akhirnya mendorong anak-anak itu untuk mencari uang sendiri dengan berbagai cara. misalnya dengan mencuri, meminta-minta pada orang lain, atau dengan cara lain.

4. Selalu memenuhi permintaan anak
Dengan dalih sayang ataupun tidak tega sebagian orang tua terjebak disini, sehingga terkadang mereka memenuhi semua permintaan sang anak walaupun tidak jarang barang/permintaannya itu tidak bermanfaat bahkan merugikan diri si anak. Bahkan ada sebagian orang tua yang melakukan segala hal demi memenuhi keinginan anak-anaknya.

5. Terlalu berprasangka baik pada anak
Ada sebagian orang tua yang selalu berprasangka baik kepada anak-anaknya. Menyangka bila anak-anaknya baik-baik saja dan merasa tidak perlu ada yang dikhawatirkan, tidak pernah mengecek keadaan anak-anaknya, tidak mengenal teman dekat anaknya, atau apa saja aktivitasnya. Sangat percaya kepada anak-anaknya. Ketika tiba-tiba mendapati anaknya terkena musibah atau gejala menyimpang, barulah orang tua tersentak kaget. Berusaha menutup-nutupinya serta segera memaafkannya. Akhirnya yang tersisa hanyalah penyesalan tidak berguna.

Semoga bermanfaat .

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)