Inilah Empat Kegiatan Kampus Atasi Radikalisme

26 April 2011 Artikel Pendidikan


JAKARTA - Direktorat Jenderal pendidikan Tinggi meminta kalangan kampus mengoptimalkan kegiatan kampus bagi mahasiswa. Kalau kampusnya tidak mendidik dengan baik, maka akan dididik dari luar, ujar Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Djoko Santoso, kepada Tempo, Ahad, 24 April 2011.

Radikalisme diduga telah tumbuh di kampus-kampus. Dugaan ini muncul setelah beberapa tersangka teroris yang ditangkap polisi terkait bom buku dan bom di Gading Serpong diduga merupakan bekas mahasiswa Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Menurut Djoko ada empat kegiatan yang bisa diterapkan tiap kampus untuk menekan terjadinya radikalisme kampus, inilah empat kegiatan itu:
Pertama, memperbanyak kegiatan sains seperti kajian dan lomba kreatif mahasiswa sehingga bakat dan keterampilan mereka terasah. Kalau waktunya disalurkan mana mungkin mereka ada kesempatan lain, ujarnya.
Kedua, optimalkan kegiatan seni di lingkungan kampus. Hal ini bisa digulirkan dengan memberikan kebebasan mahasiswa dalam menggelar berbagai pertunjukan seni dilingkungan kampus. Ketiga, kegiatan olahraga, mahasiswa bisa diberikan pembinaan melalui jalur berbagai macam jenis olahraga serta memberikan sarana olahragayang memadai
Terakhir, mengoptimalkan kegiatan sosial budaya kemasyarakatan antara mahasiswa dengan masyarakat sekitar, sehingga mahasiswa langsung bersinggungan dengan masyarakat luar.

Sumber: tempointeraktif.com