Inilah Cara dan Strategi Menciptakan Pembelajaran Kondusif

30 September 2016 Artikel Pendidikan


Pembelajaran merupakan proses belajar dan mengajar. Proses belajar mengajar ini akan tercipta apabila berlangsung dalam suasana kondusif. Suasana kondisif yang dimaksud adalah situasi dan kondisi yang memungkinkan tercapainya tujuan pembelajaran secara efektif. Situasi dan kondisi mencakup aspek fisik dan psikis. Aspek fisik terdiri dari lingkungan fisik tempat anak-anak belajar. Sedangkan aspek psikis meliputi kenyamanan dan kesenangan dalam mengikuti proses yang berlangsung. Jadi, berdasarkan kedua aspek tersebut, maka untuk menciptakan pembelajaran yang kondusif dapat dilakukan sebagai berikut.

Ruang kelas

Ruang kelas merupakansasaran utama dalam menciptakan suasana belajar dan mengajar yang menyenangkan. Ruang kelas yang tertata dengan bersih, rapi dan nyaman akan mendukung pembelajaran yang kondusif. Ruang kelas yang bagus tidak hanya cukup dengan penataan meja dan kursi, perlu dilengkapi dengan berbagai administrasi kelas seperti denah tempat duduk, daftar pelajaran, struktur kelas, dan lain sebagainya.

Suasana belajar dan mengajar

Hal ini sangat ditentukan dengan cara dan gaya guru ketika menjalankanpembelajaran. Guru yang simpatik akan lebih memungkinkan terciptanya suasana belajar kondusif. Siswa merasa dihargai, dan bebas dari rasa takut salah ketika menjawab maupun memberi pertanyaan. Ini akan mengurangi terjadinya perilaku menyimpang siswa selama waktubelajar. Proses belajar menyenangkan dan hasil belajar akan dapat dimiliki oleh siswa.

Lingkungan fisik luar

Ini sering terjadi pada sekolah yang berlokasi di pinggir jalan raya, atau berdekatan dengan areal peternakan, areal pabrik dan lain sebagainya. Kondisi ini tidak dapat dielakkan pengaruhnya terhadap proses belajar mengajar di dalam ruang kelas.Tentu saja pihak sekolah tidak serta merta menyalahkan lingkungan luar tersebut. Bangun komunikasi yang baik dengan pihak terkait, bagaimanapun lingkungan sekitar sekolah memiliki andil besar dalam memajukan kualitas sekolah.

Komunikasi dan hubungan sosial

Guru berwenang penuh dalam menjalankan bagaimana proses pembelajaran yang dijalankan. Namun demikian semua itu didasarkan atas komunikasi yangbaik dan hubungan sosial yang harmonis antara guru dan siswa.

Namun, tidak tertutup kemungkinan untuk menciptakan pembelajaran yang kondusif setelah melalui berbagai upaya positif yang dilakukan. Itu semua demi proses dan hasil belajar siswa yang lebih baik.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)