Inilah 5 Tips dalam Berburu Beasiswa

4 Agustus 2014 Artikel Pendidikan


Banyak yang setelah lulus SMA yang ingin melajutkan ke perguruan tinggi. Namun, karena terbatasnya biaya membuat banyak yang mengurungkan niat untuk kuliah. Ada yang bekerja dulu untuk mengumpulkan uang agar bisa kuliah tahun berikutnya. Ada juga yang mengurungkan niat untuk kuliah. Bagi siswa berprestasti yang berkeinginan melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi tapi kurang mampu secara ekonomi, bisa dengan memanfaatkan beasiswa, baik beasiswa yang berasal dari pemerintah maupun beasiswa dari pihak swasta.

Beasiswa adalah salah satu solusi tepat untuk mengatasi masalah finansial para mahasiswa. Selain meringankan beban finansial, jika berhasil mendapatkan beasiswa tentu akan memberi nilai tambah bagi resume Anda. Siapa sajakah lembaga yang mau memberikan bantuan beasiswa? Simak tips berikut ini sebelum Anda berburu beasiswa !

1. Jangan ragu-ragu: segera daftar!

Seperti halnya sekolah, sertiap beasiswa juga memiliki gengsi tersendiri. Jangan ragu untuk mendaftar beasiswa yang peminatnya sedikit, atau hanya menawarkan biaya pendidikan yang tidak banyak. Untuk mengatasinya, daftarlah beberapa beasiswa sekaligus, agar dana pendidikan yang terkumpul mencukupi seluruh biaya yang Anda butuhkan untuk melanjutkan studi.

2. Beasiswa dari universitas

Biasanya banyak universitas baik di dalam maupun luar negeri yang menyediakan beasiswa untuk mahasiswa baru. Jadi, sebelum mendaftarkan diri di universitas yang Anda tuju, ada baiknya untuk bertanya apakah universitas tersebut memberikan beasiswa untuk mahasiswa baru. Ada beberapa pertimbangan yang diajukan pihak universitas sebelum menerima Anda sebagai peserta beasiswa. Masing-masing universitas, fakultas dan jurusan biasanya memiliki syarat yang berbeda-beda.

Ada yang mengutamakan prestasi akademik dengan batas nilai minimum, ada juga yang pertimbangannya berdasarkan status ekonomi pelamar beasiswa. Tapi ada juga universitas yang mempertimbangkan pemberian beasiswa karena prestasi non-akademik seperti ekstrakulikuler yang Anda ikuti. Misalnya, secara akademik prestasi Anda tidak begitu baik, tapi Anda handal dalam cabang olahraga basket.

Setiap tahunnya, peraturan mengenai hibah beasiswa dari universitas biasanya berbeda-beda. Beberapa univeritas menawarkan beasiswa sejak awal kuliah, tapi beberapa menawarkan beasiswa hanya pada mahasiswa tingkat tertentu. Namun tak jarang juga universitas yang menawarkan beasiswa penuh (full time) untuk program atau jurusan tertentu setiap tahunnya. Sebaiknya berkonsultasilah dengan academic advisor agar Anda mendapat keterangan yang lebih jelas mengenai syarat dan ketentuan beasiswa.

3. Beasiswa dari perusahaan swasta

Jika Anda baru lulus sekolah menengah atas dan ingin mencari beasiswa untuk melanjutkan jenjang S1, tanyakan pada orang tua apakah perusahaan tempat mereka bekerja menawarkan program beasiswa untuk anak pegawainya. Begitu juga dengan Anda yang sudah bekerja, tanyakan kepada HRD apakah ada kemungkinan untuk mendapatkan beasiswa untuk karyawan.

4. Beasiswa dari pemerintah

Jika pihak universitas tidak menyediakan program beasiswa, Anda bisa beralih pada program beasiswa yang dicanangkan oleh pemerintah, baik dalam negeri maupun luar negeri. Biasanya beasiswa dari pemerintah lebih spesifik jenisnya, berdasarkan prestasi ataupun kebutuhan penerima beasiswa. Banyak beasiswa dari pemerintah yang ditujukan untuk mereka yang tidak mampu, misalnya untuk mereka yang tinggal di daerah terpencil, perempuan, mahasiswa yang menderita cacat fisik, atau memang benar-benar tidak mampu secara finansial.

Beasiswa untuk program master dan doktoral juga banyak diberikan oleh pemerintah. Hanya saja persaingannya sangat ketat. Namun begitu beasiswa ini patut dicoba, sebab dana yang diberikan seringkali mencakup semua total biaya kuliah hingga Anda lulus. Konsultasi dengan academic advisor untuk mencari tahu apakah Anda memenuhi syarat untuk ikut serta dalam program beasiswa yang ditawarkan pemerintah.

5. Beasiswa dari yayasan

Universitas dan perusahaan swasta bukanlah satu-satunya sumber beasiswa. Anda bisa juga mencoba beberapa charitable foundation dan beasiswa dari perorangan. Biasanya beasiswa ini tidak hanya berlaku untuk tujuan belajar di dalam negeri, tapi juga luar negeri. Seperti halnya beasiswa dari pemerintah, beasiswa yang diberikan oleh charitable foundation ditujukan untuk mereka yang kurang beruntung atau specific target. Terkadang beasiswa jenis ini hanya menawarkan beasiswa program pendidikan tertentu untuk calon mahasiswa dari daerah yang belum dianggap maju. Tapi, beasiswa dari charitable foundation ini juga tidak menutup kemungkinan untuk mereka yang aktif berorganisasi atau aktif dalam melakukan kerja sosial.

Lakukan riset, baca syarat dan ketentuan beasiswa dengan jelas sebelum mulai mendaftar. Jangan berkecil hati sebelum mencoba, karena beasiswa tidak melulu ditujukan untuk mereka yang memiliki prestasi akademis sempurna. Talenta dan bakat Anda pun bisa saja menjadi modal utama untuk meraih beasiswa impian. Selamat berburu beasiswa!

Oleh: Indra K
(Dikutip dari brightlife.com)