Inilah 5 Kegiatan Menyenangkan Selepas Pulang Sekolah

16 Januari 2015 Artikel Pendidikan


Aktivitas belajar mengajar di sekolah merupakan proses aktivitas sehari - hari anak dalam menuntut ilmu pelajaran. Selain belajar tentunya siswa di sekolah mempunyai kegiatan masing - masing. Kegiatan sehari - hari disekolah menjadi sesuatu yang melelahkan dan membosankan untuk anak-anak. Kebanyakan anak selesai jam sekolah merupakan hal jyang paling ditunggu. Dikarenakan banyak sekali jam kosong untuk bermalas - malasan. Pada umumnya mereka pulang sekolah melewati pintu rumah, mereka akan melempar tas ransel dan jaket mereka, langsung menuju kulkas untuk mengambil cemilan tidak sehat, dan langsung duduk di depan televisi untuk menonton acara tv .

Tentunya waktu anak akan terbuang dengan sia - sia tanpa ada kegiatan yang positif. Untuk mengisi kekosongan si Picasso kecil, cobalah kiat mudah berikut ini untuk memuaskan hasratnya di rumah.

1. Buat Kreasi

Jangan batasi anak dengan perangkat yang Anda beli di toko. Cobalah mencari benda-benda di alam, seperti daun kering, pinus, kenari, kelopak bunga, dan ranting pohon. Carilah bersama anak sepulang sekolah, lalu tantang dia untuk membuat kreasi dari benda-benda tersebut.

2. Mewarnai

Buku mewarnai menimbulkan kontroversi. Namun, kata Prince, "Rembrandt mewarnai pola yang sudah dia buat, bahkan Picasso sesekali mewarnai di dalam pola."

3. Berikan Perangkat yang Memadai

Proyek tidak terencana biasanya paling kreatif dan menyenangkan. Untuk menyalurkan jiwa seni ketika sedang bersemangat, sediakan krayon, pensil warna, kertas ukuran besar, lem, dan gunting khusus anak di tempat terbuka yang kerap dilalui anak, saran Kath Chapman, seniman yang membuat desain cetak dan guru seni di The Shipley School di Bryn Mawr, Pennsylvania. Sediakan juga satu gulung kertas, bagus untuk menggambar bersama saat playdate, kata Chapman, dan satu buku milimeter blok. "Beberapa anak suka mewarnai di kotak-kotak milimeter blok," kata dia. "Itu seperti hal yang menenangkan bagi anak, seperti merajut bagi orang dewasa." Selain itu, siapkan buku sketsa dengan alas keras dan satu pak pensil warna di mobil.

4. Menggambar Dengan Bentuk

Mengenali bentuk-bentuk dasar di sekitar-seperti lingkaran dan segitiga di wajah kucing, misalnya, atau bentuk oval pada kelopak bunga-akan memberi anak titik awal untuk menggambar. Bantu anak untuk mencari bentuk-bentuk di rumah dan halaman belakang, dan dorong dia untuk membuat sketsa bentuk yang dia lihat.

5. Berkunjung ke Museum Seni

Bahkan galeri paling konservatif sekalipun kini menerima kunjungan keluarga dengan anak kecil. "Banyak museum seni yang memiliki program untuk anak dan panduan keluarga yang bisa diunduh," kata Dewey Blanton, juru bicara American Association of Museums. Rencanakan kunjungan ke satu atau dua galeri dalam satu kali perjalanan; lebih dari itu akan membuat anak penat. Jika anak memaksa berhenti di toko suvenir, tunjukkan kartu pos. Suvenir murah itu bagus sebagai pengingat visual terhadap teknik gambar yang bervariasi.

Oleh: Indra K
(Dikutip dari parentsindonesia.com)