Ini Tata Krama yang Harus Diajarkan pada Anak

20 November 2015 Artikel Pendidikan


Semua orangtua tentu ingin memiliki anak yang sopan dan tahu tata krama. Sopan santun hendaknya diajarkan sejak si anak masih kecil karena mereka lebih mudah dibentuk dan lebih suka mencontoh perilaku orang di sekitar mereka, terutama orangtua. Mulailah mengajarkan dari hal sederhana sesuai dengan tingkat pemahaman anak. Jangan lupa menjelaskan kepada anak alasan mengapa ia harus berlaku sopan dan menghargai orang lain sehingga mereka lebih termotivasi. Jadi, apa saja tata krama yang perlu dimiliki anak-anak?

Mengucapkan tolong dan terima kasih
Mengatakan "tolong" dan "terimakasih" merupakan etika terpenting yang harus orang tua ajarkan kepada anak. Mulai dari sebelum anak dapat berbicara, anak harus sering mendengar kata-kata ini diucapkan. Ketika anak mulai belajar berbicara, ajarkan mereka untuk menggunakan kata-kata ini bila mereka meminta dan menerima sesuatu. Sebagai tambahan, orangtua juga dapat mengajarkan anak untuk mengatakan "sama-sama" atau "kembali" bila mereka menerima ucapan terimakasih.

Tidak menyela pembicaraan
Mengajarkan anak untuk tidak menyela pembicaraan mungkin membutuhkan banyak latihan dan kesabaran. Di sekolah, anak diajarkan untuk mengangkat tangan bila mereka ingin bertanya. Pendekatan yang sama juga dapat diterapkan di rumah. Ajarkan anak untuk memberi signal ketika mereka ingin mengatakan sesuatu dan ajarkan mereka untuk menunggu untuk mendapatkan jawaban. Anak harus diajarkan untuk tidak menyela pembicaraan, tetapi orang tua juga harus berusaha untuk tidak mengacuhkan si kecil.

Meminta maaf
Ketika Anda berbuat salah kepada anak, akuilah. Mintalah maaf. Semua orang dapat berbuat salah, itulah hidup. Semua orang meminta maaf, itulah yang membuat hidup menjadi lebih baik. Ini adalah pelajaran berharga yang dapat anak pelajari.

Berbagi dan menunggu giliran
Merupakan hal yang susah bagi anak untuk berbagi dan menunggu giliran, karena hal ini melibatkan sesuatu yang ia sukai. Berbagi dan menunggu giliran dapat menjadi lebih mudah ketika anak memiliki rasa kontrol atas apa yang terjadi pada barang-barangnya. Jika anak Anda menolak untuk bergantian dengan mainan tertentu, ingatkan betapa ia menikmati bermain dengan mainan temannya. Jangan merebut mainan tersebut dan menyerahkannya pada anak lain, hal ini akan menghambat kemurahan hati anak dengan membuat mereka lebih protektif terhadap barang-barangnya. Yang terpenting, pujilah anak ketika mereka dapat berbagi dan menunggu giliran.

Tata krama di meja makan
Cara termudah untuk mengajarkan tata krama di meja makan adalah makan bersama keluarga di meja makan secara teratur. Jika anak Anda terbiasa makan di depan televisi atau di mana saja, dia tidak akan memiliki kesempatan untuk menguasai sopan santun di meja makan yang baik. Ajarkan anak Anda bahwa memiliki tata krama yang baik di meja makan merupakan salah satu cara untuk menunjukkan kepada orang lain bahwa kita peduli terhadap mereka.

Etika bertelepon
Jika anak akan menjawab telepon, mereka perlu tahu bagaimana menjawab dengan benar. Di tempat kerja, etika bertelepon yang benar adalah keharusan dan sayangnya banyak orang dewasa tidak mempraktekkan etika bertelepon yang baik. Ajarkan anak untuk mengucapkan salam ketika mengangkat telepon dan bertanya dengan sopan dengan siapa si penelepon ingin berbicara. Ajarkan anak juga bagaimana mencatat pesan dan mengucapkan salam sebelum menutup telepon.

Tata krama menjadi sangat penting sekaligus bekal yang sangat berarti bagi anak ketika tumbuh dewasa. Semakin dini anak diajarkan tata krama maka akan semakin mudah ia menerima pesan-pesan kebaikan.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)