Ini Perilaku Buruk yang Berbahaya bagi Perkembangan Anak



Setiap orangtua tentunya mengharapkan seorang anak yang akan berguna bagi orang lain dan memiliki kepribadian yang baik. Akan tetapi terkadang banyak orangtua yang tidak menyadari kalau mereka memberikan contoh dan perilaku yang tidak baik bagi anak. Karakter seorang anak akan dibentuk melalui pendidikan karakter, salah satunya yaitu lingkungan keluarga. Anak akan mempelajari semua perilaku yang dilakukan oleh orangtua mereka. Anak akan mempelajari setiap perkataan ataupun tindakan yang dilihatnya. Secara tidak langsung perilaku buruk yang dilakukan oleh orangtua akan ditiru dan dipraktekan oleh anak. Maka dari itu, Anda sebagai orangtua harus memberikan contoh yang baik buat anak. Perilaku buruk dari orangtua akan membahayakan perkembangan anak sehingga anak akan tumbuh dengan kepribadian yang tidak baik dan tidak beretika.

Berikut beberapa perilaku buruk yang sebaiknya tidak dilakukan oleh orangtua:
1. Bertengkar di depan anak


Pertengkaran dalam sebuah rumah tangga pasti terjadi. Banyak hal yang bisa menjadi pemicu suami isteri bertengkar. Akan tetapi tahukah Anda bahwa kebiasaan bertengkar di depan anak-anak bisa berdampak negatif terhadap perkembangannya. Anak-anak yang sering mendengar dan melihat orangtuanya bertengkar akan merasa jenuh dan tidak betah ketika berada dirumah sehingga mereka cenderung terjerumus ke dalam pergaulan yang tidak seharusnya.

2. Merokok depan anak

Salah satu kebiasaan buruk orangtua yang bisa memberikan dampak buruk terhadap perkembangan anak adalah kebiasaan merokok depan anak. Merokok merupakan salah satu aktivitas yang berbahaya bagi kesehatan. Selain itu, kebiasaan merokok bisa berdampak buruk terhadap perkembangan anak karena aktivitas tersebut akan mempengaruhi pola pikir anak dan anak akan menganggap bahwa hal tersebut boleh dilakukan oleh siapapun. Kebiasaan tersebut sewaktu-waktu bisa saja ditiru oleh anak-anak. Banyak fakta pada zaman sekarang, seorang anak yang masih dibawah umur sudah punya kebiasaan merokok. Hal tersebut bisa saja berawal dari kebiasaan buruk dari orangtua yang merokok depan anak sehingga anak meniru.

3. Melakukan perbuatan yang tidak baik

Anak yang sedang dalam masa pertumbuhan akan cenderung lebih mudah dalam meniru setiap perbuatan dan perkataan orang, terutama dari lingkungan terdekatnya yaitu orangtua. Perbuatan yang menurut Anda dianggap sepele seperti membuang sampah sembarangan, bisa berdampak negatif terhadap pola pikir anak. Perbuatan buruk tersebut akan ditiru oleh anak dan anak akan beranggapan kalau membuang sampah sembarangan adalah hal biasa untuk dilakukan.

Itulah beberapa kebiasaan buruk orangtua yang sangat berbahaya bagi perkembangan anak. Oleh karena itu, supaya anak-anak tumbuh dan berkembang dengan kepribadian yang baik maka Anda sebagai orangtua harus memberi contoh dan mengajarkan kebiasaan baik pada anak.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)