Ini Manfaat Main Game bagi Anak

16 Maret 2019 Artikel Pendidikan


Perdebatan terkait pro kontra pengaruh video game terhadap perkembangan anak-anak memang tidak pernah ada habisnya. Banyak orang berkeyakinan bahwa video game mempunyai dampak negatif bagi anak-anak. Hal itu memang benar, sebab ada beberapa game yang tidak cocok untuk dimainkan anak-anak dan cenderung mengajarkan kekerasan dan kata-kata kotor. Tetapi jika kita melihat dengan pikiran terbuka, tidak semua video game mengajarkan kekerasan. Ada beberapa video game yang bersifat edukatif serta membantu anak-anak belajar banyak hal, diantaranya bahasa asing, perencanaan atau strategi, berhitung, dan sebagainya.

Berikut beberapa manfaat main game untuk anak:
1. Sarana belajar

Video game juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar. Ada banyak permainan yang membantu untuk mengajarkan Matematika, Sains, Bahasa Inggris dan mata pelajaran lainnya dengan konsep menarik dan interaktif. Banyak survey telah membuktikan bahwa anak-anak lebih tertarik belajar melalui game ketimbang aktivitas belajar pada umumnya. Jadi Anda bisa memanfaatkan game untuk bikin anak gemar belajar.

2. Meningkatkan koordinasi mata dan tangan
Saat bermain game, mata dan tangan si anak menjadi terlatih untuk saling berkoordinasi dengan baik. Dampaknya, anak-anak akan lebih bagus dan presisi dalam melakukan gerakan olahraga dan aktivitas fisik sehari-hari.

3. Konsep kerjasama
Akan lebih baik jika anak bermain game dengan Anda atau teman. Karena video game akan lebih menantang kalau dimainkan lebih dari satu orang. Ada banyak game yang melibatkan banyak pemain (multi-player) yang mengharuskan para pemain bekerja sama dalam sebuah tim untuk mengalahkan tim lain. Jika ingin menang, anak-anak dituntut untuk memahami konsep kerja sama tim. Dengan demikian, mereka nantinya akan belajar untuk bekerja sama secara terkoordinasi untuk melaksanakan sejumlah misi tertentu dan mencapai tujuan akhir.

4. Meningkatkan strategi
Ketika bermain video game anak juga ditantang untuk berpikir cerdas menaklukkan lawan. Ini membuat anak berpikir kreatif dalam menyusun strategi sehingga otak anak jauh lebih tajam dan pintar dalam menyelesaikan masalah atau tantangan di dunia nyata.

5. Latih ketekunan
Anak yang pertama kali main game biasanya akan mengalami kegagalan. Ajarkan kepada anak untuk tidak cengeng dan menyerah. Biarkan mereka mencoba lagi sampai berhasil. Ini akan melatih ketekunan anak mencapai kesuksesan.

6. Lebih Senang
Anak-anak biasanya akan merasa sangat bahagia ketika mereka mendapatkan jatah istirahat dari rutinitas yang berbau buku dan diperbolehkan bermain game selama beberapa jam. Aktivitas bermain game berperan dalam merevitalisasi pikiran mereka sehingga suasana hati mereka cenderung bahagia.

7. Menyatukan keluarga
Penting untuk Anda, bahwa game bisa menyatukan keluarga. Karena itu usahakan untuk menemani anak dan ikut bergabung saat anak bermain game. Lakukan kegiatan ini di hari libur atau akhir pekan.

Jadi, Anda tidak perlu menjauhkan game dari anak-anak bukan? Sepanjang Anda bisa memilih game yang sesuai dengan usia anak dan memberikan batasan waktu saat bermain.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)