Ingin Menjadi MC yang Sukses? Yuk Ikuti Tips Ini!

10 September 2013 Artikel Pendidikan


Master of Ceremonies atau MC adalah suatu kegiatan untuk memandu sebuah acara. Sukses atau tidaknya suatu acara juga ditentukan oleh MC. MC biasanya memadu acara seperti hiburan, acara ulang tahun, talk show, dan sebagainya. Menjadi seorang MC atau pembawa acara sekilas kelihatan mudah. Padahal menjadi seorang MC memerlukan pembelajaran yang tidak gampang.

Ada banyak alasan kenapa kita harus belajar jadi MC. Pertama, MC bisa dijadikan sebagai pekerjaan, dengan menjadi MC yang professional Anda bisa mendapatkan income dari profesi ini. Kedua, mungkin Anda tertarik karena memang sering membawakan acara di sebuah acara seperti dikantor, di lingkungan tempat tinggal, di acara komunitas atau organisasi dan sebagainya. Ketiga, Anda hanya ingin belajar, artinya anda tidak punya keinginan untuk menjadi MC professional dan tidak pula sering memandu sebuah acara. Tapi di sini Anda hanya ingin sekedar tahu. Niat yang semacam ini juga tidak masalah, justru itu baik, jika sewaktu-waktu Anda diminta menjadi MC, paling tidak Anda sudah tahu ilmunya.

Menjadi MC bukanlah hal yang mudah, tapi bukan pula hal yang sulit untuk dipelajari. Intinya ada tiga, mau belajar, mau berlatih dan mau mencoba.

Persiapan kunci sukses menjadi MC

Persiapan yang memadai adalah salah satu kunci kesuksesan seorang MC. Persiapan yang baik adalah bagian dari prfesionalisme. Bukan justru seseorang yang bertugas tanpa persiapan itulah yang dikatakan professional. Seorang MC yang baik akan mempersiapkan segala sesuatunya, seperti busana dan materi acara, supaya dapat berlangsung dengan lancar.

Bagi seorang profesional yang memiliki jam terbang tinggi umumnya lebih memiliki persiapan dibandingkan MC yang jam terbangnya sedikit. Namun itu tidak sepenuhnya menjadi jaminanan. Banyak juga MC yang memiliki jam terbang tinggi tidak bisa menampilkan performa terbaik. Hal yang semacam ini wajar saja terjadi, karena memang berbagai faktor-faktor non teknis mungkin saja terjadi. Namun satu kunci yang harus kita ingat keberhasilan menjadi MC sangat tergantung dari persiapan yang kita lakukan, semakin baik persiapan yang kita lakukan maka hasilnya akan semakin baik.

Tuntutan Kemampuan

Untuk bisa menjadi MC yang baik, minimal ada tiga kemampuan dasar yang harus dikuasai. Kemampuan-kemampuan itu menjadi kunci utama berhasil dan tidaknya MC membawakan sebuah acara dengan sukses. Kemampuan-kemampuan tersebut antara lain:

1. Ketrampilan olah vocal

Vocal atau suara adalah modal utama bagi seorang MC. Tapi tidak asal bersuara, karena kalau hanya asal bersuara siapapun pun bisa melakukan hal ini. Anda mungkin pernah mendengarkan MC yang kata-katanya sangat renyah, jelas, menarik dan membuat Anda suka mendengarnya, namun Ada kalanya Anda mendengar seorang MC yang suaranya garing, tidak jelas, membosankan dan membuat Anda enggan mendengarnya. Inilah perbedaan mana MC yang memiliki ketrampilan oleh vocal yang baik dan tidak. Dengan kata lain ketrampilan oleh vocal ini adalah sebuah kemampuan di mana seorang MC mampu menguasai dinamika komunikasi yang baik dan menarik.

2. Kepribadian yang menarik

Kepribadian yang di maksud di sini adalah seorang MC harus menampilkan diri apa adanya atau memiliki keaslian. Seorang MC yang baik tidak perlu meniru orang lain, ia cukup menjadi dirinya sendiri.

3. Kreatif dan berjiwa entertainer

Seorang MC tidak boleh sampai kehabisan kata, apalagi minim pengalaman. Karena itu MC juga dituntut untuk memiliki kreativitas yang tinggi. Hal itu bisa dilakukan seorang MC, selama ia mau membuka mata dan telinga terhadap perubahan. Selain kreatif seorang MC juga harus memiliki jiwa entertainer atau jiwa penghibur. Ini adalah satu keahlian yang akan semakin menghidupkan acara yang akan dipandu. Jadi jadilah kreatif dan penghibur !

Ingat bahwa kesuksesan sebuah acara, apa pun jenisnya, sangat ditentukan oleh MC. Sebuah acara bisa monoton dan membosankan bila MC kurang cekatan. Dan sebagai pengendali acara, MC juga harus mempunyai sikap tenang, kepercayaan diri, dan kredibilitas yang kuat. MC yang baik, harus memiliki suara yang enak didengar, alamiah (tidak dibuat-buat), vokal yang jelas dan powerfull, serta memperhatikan intonasi, aksentuasi, dan artikulasi. Selain itu, seorang MC yang baik tidak perlu bertele-tele. Sebab, pembicaraan yang tidak terarah bisa membuat para audiens merasa bosan.

(Dikutip dari berbagai sumber)