Ingin Anak Tumbuh Menjadi Cerdas dan Pintar? Ini Tipsnya

22 Januari 2018 Artikel Pendidikan


Setiap orangtua pasti menginginkan anaknya tumbuh kembang dengan sempurna, termasuk otak anak. Otak anak merupakan organ vital untuk menunjang kecerdasannya. Oleh karena itu dibutuhkan nutrisi dan stimulasi yang pas agar anak menjadi anak yang cerdas.Ya minimal lebih cerdas dengan teman seusianya.Untuk menuju anak yang cerdas bukanlah hal yang mudah dan bukan pula hal yang terlalu sulit.

Bagi para orang tua yang sedang memiliki anak dalam masa pertumbuhan atau masih bayi, tentunya ingin kelak ketika si anak tumbuh dewasa akan menjadi anak yang cerdas dan juga pintar. Banyak hal yang akan dilakukan oleh para orang tua untuk membuat anak menjadi pintar dan cerdas mulai dari hal-hal secara medis hingga hal-hal yang berdasarkan kebiasaan turun temurun.

Beberapa tips agar kelak anak dapat tumbuh menjadi seseorang yang cerdas dan pintar.
1. Biasakan Sarapan Pagi untuk Anak
Bagi anda yang memiliki anak yang telah memiliki aktivitas rutin seperti sekolah maka biasakan anak untuk sarapan pagi. Hal ini adalah kebiasaan kecil yang masih sering diabaikan oleh para orang tua. Membiasakan anak sarapan dapat meningkatkan memori dan konsentrasi saat belajar. Anak-anak yang tidak terbiasa sarapan akan cepat lelah dan sulit berkonsentrasi terhadap pelajaran yang diterimanya. Hal ini juga berhubungan dengan asupan gizi yang tidak ia dapatkan di pagi hari, sehingga pada siang hari kemampuan otak anak menjadi menurun dan tentunya sulit berkonsentrasi.

2. Memberikan ASI Eksklusif
Jika anda memiliki anak yang masih terbilang bayi maka peluang untuk meningkatkan kecerdasan anak masih terbuka lebar. Salah satu cara efektif untuk meningkatkan kecerdasan bayi adalah dengan memberinya ASI eksklusif selama 9 bulan. Sebagaimana kita ketahui, ASI sangat berguna bagi pertumbuhan bayi terlebih di bagian perkembangan otak. Sebuah studi di Denmark mengungkap bahwa bayi yang diberi ASI eksklusif selama 9 bulan mengalami pertumbuhan yang signifikan dan lebih cerdas dari bayi yang hanya mendapatkan ASI satu bulan atau kurang.

3. Budayakan Membaca
Membaca merupakan aktivitas yang sangat baik dilakukan untuk segala usia, termasuk anak-anak. Membaca merupakan cara yang tepat untuk meningkatkan pengetahuan dan perkembangan kognitif anak-anak. Menurut Paul C. Burns, Betty D. Roe, dan Elinor P. Ross, pakar pendidikan anak dari Amerika Serikat, ada delapan aspek yang bekerja saat anak-anak terbiasa membaca, yaitu aspek sensori, persepsi, sekuensial (tata urutan kerja), pengalaman, berpikir, belajar, asosiasi, dan afeksi, di mana semua aspek tersebut merupakan faktor penting dalam meningkatkan kecerdasan dan kemampuan otak anak.

4. Mencukupi Gizinya
Ajarkan kebiasaan mengonsumsi makanan sehat sejak dini, seperti tidak memberi makanan-makanan junk food pada anak tetapi menggantinya dengan sayuran serta buah-buahan segar. Di masa pertumbuhan, otak anak membutuhkan nutrisi penting, seperti asam lemak Omega-3 yang bisa didapatkan dari ikan. Beberapa studi membuktikan bahwa anak-anak yang gemar menyantap ikan seperti, tuna, salmon, dan cod, memiliki pikiran yang tajam dan mencatat hasil yang baik dalam ujian.

5. Kenalkan Olahraga pada Anak
Tim peneliti dari University of Illinois ternyata membuktikan bahwa ada hubungan yang kuat antara kebugaran fisik dengan prestasi akademik yang dimiliki anak. Secara umum aktivitas fisik saat berolahraga berkaitan erat dengan prestasi belajar anak. Meningkatnya aliran darah dan oksigen ke otak saat berolahraga dianggap sebagai faktor yang mempengaruhi tingkat kecerdasan anak saat mengerjakan soal-soal ujian.

6. Kenalkan Musik pada Anak
University of Toronto menyebutkan bahwa memperkenalkan musik kepada anak dapat menjadi langkah yang tepat untuk melatih kemampuan otak bagian kanan yang berhubungan dengan kemampuan analogi dan seni. Mereka juga menyatakan bahwa anak-anak yang bermain musik memiliki kemajuan yang pesat dalam IQ dan kemampuan akademik saat mereka menginjak usia remaja.

Anak yang cerdas bukanlah kecerdasan yang datang begitu saja. Jadi mulai sekarang biasakan untuk melakukan beberapa tips yang telah dibagikan di atas. Memiliki anak yang cerdas dan pintar bukan hanya menjadi kebanggaan orang tua, tetapi kelak ketika anak telah menginjak dewasa tentunya kecerdasan dan kepintaran yang anak miliki akan membantunya dalam beraktivitas dan menjalankan hidupnya di masa mendatang.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)