Hilangkan Sifat Pemalu pada Anak dengan Cara Berikut

1 Oktober 2019 Artikel Pendidikan


Sifat malu adalah sifat seseorang mengungkapkan rasa tidak familiarnya dengan lingkungan yang baru. Jika rasa malu merupakan sifat yang dibawa dari kepribadian seseorang, maka bisa membuatnya menjadi pribadi yang kurang aktif dan tidak mau terlibat dengan aktivitas di sekitarnya. Beberapa orang berasumsi bahwa seiring berkembangnya usia si buah hati, mereka dapat mengatasi rasa malunya. Namun, hasil riset Vanderbilt University yang dipublikasikan pada tahun 2012 menunjukkan bahwa hal tersebut tidak benar.

Untuk itu, para orangtua disarankan agar menghilangkan sifat pemalu pada anak sehingga bisa membuatnya bersosialisasi dengan orang di sekitar dan lebih percaya diri. Seorang anak yang percaya diri dan tampil berani tentunya akan berdampak baik untuk kehidupan dewasa nanti.

Berikut cara yang bisa orangtua lakukan agar anak bisa menghilangkan rasa malunya:
1. Berikan dukungan

Anak Anda mengetahui bahwa dia adalah anak yang pemalu. Dari pada menutupi hal tersebut, lebih baik dukung dia untuk menjadi anak yang lebih percaya diri. Jangan ikut menganggap sifat pemalunya itu tidak normal karena bisa membuatnya jadi lebih tidak percaya diri.

2. Tumbuhkan rasa percaya diri anak
Anda harus membuat kondisi atau suasana yang bisa membangun kepercayaan diri si anak. Caranya, dengan memberikan tugas yang dapat dia kerjakan dengan baik. Misalnya, menyuruhnya untuk memilih dan memesan makanan yang disukai di restoran favoritnya. Dengan begitu akan membuatnya lebih percaya diri dan mandiri.

3. Jangan memberikan label pemalu pada anak Anda
Jika Anda selalu mengatakan kepada orang lain kalau si buah hati adalah sosok yang pemalu, maka dia akan merasa dan mempercayai bahwa dirinya memanglah sosok yang pemalu. Untuk itu, jangan pernah Anda katakan saat ada di dekatnya. Dalam mengungkapkan perilaku si anak, Anda perlu membuat kata-kata yang lebih netral dan tidak menghakimi.

4. Bantu anak melihat kelebihan yang dimilikinya
Cara mudah mengatasi anak pemalu yang kedua adalah dengan membantu anak melihat kelebihan yang dimilikinya. Anak pemalu terjadi karena anak tidak memiliki rasa percaya diri. Membantu anak melihat kelebihan yang dimilikinya akan membuat anak menyadari bahwa ia memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh teman-temannya. Ketika anak mampu melihat kelebihan dalam dirinya, ia akan tumbuh lebih percaya diri, memiliki keberanian serta mampu menghilangkan rasa malu yang sering dialaminya.

5. Latih untuk bersosialisasi
Anak yang pemalu akan sulit bersosialisasi dengan orang di sekitarnya. Untuk itu mulailah dengan mengajarinya hal-hal dasar, seperti memandang lawan bicara dan berbicara dengan suara yang lantang. Jika sudah terbiasa melakukan hal seperti itu, maka dia akan bisa bersosialisasi di lingkungan sekitarnya.

Pengertian dan dukungan dari orangtua adalah solusi terbaik untuk mengatasi sifat malu si anak. Bagaimanapun juga sifat pemalu yang melekat pada anak harus segera diatasi agar kelak ia dewasa bisa menjadi orang yang pandai bersosialisasi . Dan jangan lupa baca juga Tips Mengatasi Anak Pemalu.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)