Hal yang Harus Diajarkan kepada Anak

6 November 2017 Artikel Pendidikan


Kebiasaan yang anak anda lakukan merupakan cerminan dari pola pengasuhan anda sebagai orangtua. Pastinya, semua orangtua ingin membesarkan dan mendidik anak dengan mengajarkan kebiasaan baik kepada mereka. Anak-anak adalah pribadi yang unik, luar biasa, dan tentu saja masih bisa dipoles. Sebagai orang tua, pendidik, dan pemerhati anak, kita sebisa mungkin memberikan bahan pelajaran kehidupan kepada mereka. Apa saja yang seharusnya kita ajarkan kepada buah hati? Tentu banyak hal.

Berikut beberapa yang dapat diajarkan kepada anak;
1. Karakter

Setiap orang memiliki karakter. Namun, tidak banyak yang bisa menggunakannya untuk kesuksesan. Oleh karena itu, sejak dini, tumbuhkan karakter anak supaya mereka mengenal dirinya dengan baik, supaya mereka mengetahui apa yang akan dilakukannya dengan semangat yang tinggi. Karakter yang kuat, tidak pantang menyerah, misalnya, akan mempermudah anak meraih kesuksesan.

2. Persahabatan
Anak-anak adalah sahabat kecil kita, mereka mampu menghibur kita di saat penat atau stres, padahal sering kali mereka tidak menyadarinya telah menghibur orang tua atau orang dewasa. Anak-anak yang riang dan suka berteman maka lebih mudah dikenalkan kepada arti persahabatan. Dalam hal ini, kita secara tak langsung juga mengajarkan kepada anak untuk tidak egois, mementingkan diri sendiri. Persahabatan akan membantu anak mengenal dirinya sendiri dan orang lain.

3. Kejujuran
Sangat sulit di zaman sekarang menemukan orang yang jujur, korupsi misalnya, sudah melanda di hampir semua sisi pemerintahan, dari tingkat rendah hingga tingkat tinggi. Rasanya, bagaikan tak ada tempat untuk orang yang jujur. Anak-anak yang masih belum terkontaminasi hal buruk dan masih dapat dipoles akan jauh lebih mudah ditanamkan nilai-nilai kejujuran, sejak dini. Anda masih bisa dengan mudah menanamkan nilai-nilai kejujuran, supaya si kecil kelak menjadi orang yang tidak merugikan banyak orang karena suatu kebohongan, kemunafikan, dan cegah anak kelak ketika dewasa supaya tidak menjadi perampok bangsa dan negara. Lakukan sejak dini!

4. Impian
Perkenalkan sejak dini tentang impian kepada anak. Pancing mereka untuk menyebutkan apa yang diimpikannya, misalnya ia ingin punya rumah mewah, mobil mewah, atau ingin berprofesi sebagai pengusaha kaya, terserah apa keinginan anak. Ajak mereka berdiskusi tentang impian besarnya, jangan dibatasi. Orang yang memiliki impianlah yang kelak akan memetik kesuksesan, jadi, jangan biarkan anak tidak memiliki impian. Anda boleh tersenyum-senyum dengan keinginan atau impian anak yang mungkin mustahil, namun jangan hentikan si kecil memiliki impian. Gali sebanyak mungkin tentang keinginan anak dan bantu mereka memiliki impian itu, dengan cara dan jalan yang sesuai dengan nilai-nilai luhur kehidupan.

5. Kreativitas
Saat ini di bidang apa pun tidak terlepas dari persaingan. Sering kali persaingan itu harus dimenangkan dengan modal kreativitas. Anak-anak yang masih bisa dididik untuk kreatif sebaiknya segera dipersiapkan supaya mereka tidak kehilangan kreativitas, tidak kosong ide, dan selalu memiliki dorongan untuk berinovasi. Hal yang mudah untuk menanamkan kreativitas adalah membiasakan anak bermain dengan bentuk-bentuk permainan yang merangsang kreativitas, misalnya menyusun gambar, memecahkan teka-teki, dan sebagainya. Banyak hal bisa kita lakukan. Kreativitas yang terasah dengan baik akan menjadi modal hebat untuk anak menyongsong masa dewasa penuh gemilang.

6. Disiplin
Anak-anak tentu belum memahami apa itu disiplin. Namun, kita tetap bisa menanamkan kedisiplinan sejak dini. Misalnya, kita dapat meminta anak bangun tidur tepat waktu supaya tidak terlambat berangkat sekolah. Bisa juga menetapkan waktu yang tepat untuk belajar dan mengajak anak mengisi waktu yang ditentukan itu dengan belajar sunggung-sungguh. Banyak hal bisa kita lakukan demi menanamkan kedisiplinan anak sejak usia dini. Dengan bekal kedisiplinan, si kecil akan mudah mengerjakan aktivitas dan tidak membuang waktu percuma, meski masih di dunia kecilnya, dunia bermain dan bercanda.

7. Perencanaan
Hal yang juga bisa kita latih kepada anak adalah ajarkan mereka untuk terbiasa memiliki perencanaan. Misalnya, mintalah si kecil membuat rencana untuk hari ini dalam hal belajar dan bermain. Belajar apa saja untuk hari ini dan akan melakukan permainan apa saja. Ajak pula si kecil menentukan waktunya supaya ia terbiasa tidak membuang waktu saat belajar dan bermain. Perencanaan, meskipun dalam bentuk yang sederhana, akan membuat hidup teratur, tidak menyia-nyiakan karunia waktu dan kesempatan yang terhidang di depan mata.

Itu alasannya mengapa setiap orangtua harus memiliki daftar list, hal-hal kebiasaan apa saja yang harus dibangun oleh anak. Kebiasaan baik tentang budi pekerti harus yang bisa diterima oleh anak. Sebagai orangtua, itu adalah tugas anda untuk memastikan kalau anak dapat mengembangkan kebiasaan baik itu sehingga mereka tumbuh jadi individu yang santun dan mandiri.

Oleh: Josua
(Dikutip dari berbagai sumber)