Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

25 November 2014 Artikel Pendidikan


Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Karena sebesar apapun jasanya tidak ada tanda jasa yang ia terima. Tidak ada pangkat bintang 1, bintang 2 ataupun bintang-bintang yang lain. Guru adalah yang mengajarkan kita semua membaca dan menulis. Saya bisa menulis artikel saat inipun adalah karena jasa guru yang dengan telaten memberikan cara menulis kepada saya dan juga mengajarkan cara membaca untuk saya. Guru menurut bahasa sanskerta adalah penghancur kegelapan. Tanpa guru apa artinya sebuah bangsa. Sebesar apapun bangsa itu. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati gurunya.

Berdasarkan keppres No 78 tahun 1994 hari Guru Nasional Indonesia diperingati pada tanggal 25 november tiap tahunnya. Guru merupakan sebuah profesi yang tugasnya mencerdaskan manusia, memanusiakan manusia dan membuka pemikiran manusia tentang bagaimana eksistensi kemanusiaanya didunia. Itu sebabnya guru harus mampu menjadi contoh tentang kebaikan disetiap sendi kehidupan sehingga dia pantas ditiru dan diikuti.

Untuk dapat mencerdaskan manusia tentunya guru harus memiliki ilmu dan untuk memiliki ilmu guru harus terus belajar mempelajari setiap perkembangan dan perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga dia mampu mentransfer ilmu yang dimilikinya tersebut kepada insan didikanya, itulah mengapa guru disebut "Pembelajar Seumur Hidup" karena muridnya akan ada dari masa - kemasa.

Setiap orang sebenarnya dapat menjadi guru karena untuk menjadi guru kita tidak harus duduk dibangku kuliah terlebih dahulu, tetapi tidak semua orang dapat menjadi guru sejati dan guru yang sesungguhnya dilihat hakikat seorang guru.

Di hari Guru ini mari kita kembali merenung apakah kita telah menjalankan fungsi kita sebagai guru sebagaimana hakikat seorang guru sejati dengan benar atau kita masih menganggap bahwa diri kita adalah seorang pekerja yang setiap bulan hanya menanti bertambahnya rupiah direkening kita.

Selamat Hari Guru dan Terima Kasih kepada Para Guru yang selalu berjuang tanpa pamrih demi mencerdaskan kehidupan Bangsa Indonesia.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)