Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Anak di Sekolah



Perubahan dalam performa akademis, seperti prestasi menurun, adalah sesuatu yang wajar dialami setiap anak dalam proses pertumbuhannya. Penyebab hal tersebut bisa ditinjau dari dua faktor, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah hal-hal yang datang dari dalam diri anak sendiri, seperti kurang istirahat, tidak cukup tidur, atau sedang sakit. Faktor eksternal yang bisa mempengaruhi performa anak adalah tentunya lingkungan tempatnya berkegiatan sehari-hari, baik itu di rumah maupun di sekolah.

Pendidikan anak adalah hal penting bagi setiap manusia. Orang tua akan melakukan apa saja untuk mengusahakan pendidikan tinggi untuk anaknya. Namun, orang tua juga harus memahami psikologi anak terhadap pelajaran yang diterima di sekolah. Apakah pelajaran tersebut diterima atau tidak. Jika tidak, orang tua juga harus mengerti penyebabnya.

Berikut beberapa hal yang dapat mempengaruhi prestasi anak dalam pelajaran disekolah:
1. Perasaan, sikap, dan minat

Sebagai orang tua yang baik harus selalu mengerti perasaan, sikap, dan minat dari anak Anda. Pertimbangkan perasaan anak, saat Anda memaksakan kehendak yang pada dasarnya untuk kepentingan anak Anda. Jika Anda memaksakan kehendak yang tidak sesuai dengan minat anak, anak akan menunjukkan sikap penolakan terhadap Anda. Hal tersebut akan mempengaruhi potensi pelajaran anak di sekolah. Sehingga anak akan malas untuk belajar.

2. Motivasi belajar
Motivasi anak dalam belajar sangatlah dibutuhkan. Oleh karena itu, sebagai orang tua harus benar-benar memotivasi anak Anda agar mau belajar dengan giat. Berikan reward saat anak mendapatkan prestasi. Hal tersebut juga bisa dijadikan motivasi untuk Anda.

3. Intelegensi
Intelegensi atau kemampuan anak dalam mencapai prestasi. Bisa juga disebut kemampuan anak dalam memproses pelajaran. Kemampuan intelek anak mempunyai pengaruh yang sangat kuat terhadap tinggi rendahnya potensi murid. Hal ini yang sangat mempengaruhi prestasi anak di sekolah.

4. Lingkungan sekitar
Lingkungan sekitar anak juga mempengaruhi daya serap pelajaran di sekolah. Jika lingkungan anak Anda merupakan lingkungan anak yang malas belajar, maka bisa saja anak akan ikut terjerumus sehingga anak akan malas belajar. Kenali lingkungan anak dan pataulah terus anak Anda.

5. Kesehatan
Perhatikan kesehatan anak, jika anak kurang bisa maksimal belajar di sekolah atau dirumah bisa jadi kondisi kesehatan anak sedang tidak baik. Kondisi kesehatan sangat mempengaruhi prestasi di sekolah. Apabila anak dalam kondisi sakit, maka konsentrasi anak akan buruk sehingga pelajaran tidak bisa masuk dengan maksimal.

Jadi, sebagai orang tua haruslah merubah cara berpikir mereka tentang belajar. Belajar bukan hanya sekedar untuk mencari nilai yang bagus saja atau memenuhi tuntutan guru atau orang tua. Belajar sejatinya adalah untuk diri mereka sendiri, sebagai bekal untuk menempuh hidup yang lebih nyata lagi ketika mereka telah lulus dari bangku sekolah dan benar-benar terjun ke masyarakat. Dengan berubahnya cara berpikir yang dimiliki oleh mereka maka akan lebih mudah bagi mereka untuk memberikan usaha yang nyata, yang datang dari diri mereka sendiri untuk meningkatkan prestasi belajar. Ini menjadi salah satu dari faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)