Dorong Kreativitas Anak dengan Cara Ini

29 April 2017 Artikel Pendidikan


Pastinya semua orang tua bangga memiliki anak yang kreatif dan pintar. Kreativitas anak tidak datang dengan tiba-tiba tetapi dibutuhkan sebuah proses dari pengalaman anak dalam kehidupan sehari-harinya. Biasanya anak kreatif memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Jangan kaget jika suatu hari ia membongkar mainannya karena ingin mengetahui isi yang ada didalam mainanya. Jangan melarangnya, karena hal tersebut merupakan bentuk proses kreatifnya.

Anak yang kreatif biasanya memiliki pemikiran yang berbeda. Mereka akan melihat sesuatu dari berbagai sudut. Ketika Anda memberi sebuah koran untuk dibaca, di tangan anak kreatif itu bisa berubah menjadi topi, pesawat-pesawatan, dan sebagainya. Sebuah penelitian mengungkapkan, kreativitas dapat membuat anak lebih percaya diri, belajar lebih baik, dan mampu mengembangkan keterampilan sosialnya. Banyak aktivitas yang dapat dilakukan anak untuk mengasah kreativitas yang tentunya perlu dukungan Anda sebagai orang tua.

Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mendorong kreativitas anak:
1. Berikan ruangan kepada anak untuk mengembangkan kreativitasnya

Agar anak bebas berkarya, bermain, dan mengungkapkan ide dan gagasannya, berikan ruangan tersendiri untuknya. Ruangan yang diberikan tidak harus luas dan mewah. Biarkan ia bermain dengan leluasa dan mengasah kreativitasnya.

2. Permainan dan kegiatan sederhana
Untuk mendorong kreativitas anak, dapat dilakukan dengan kegiatan yang sederhana yaitu permainan. Contohnya, orang tua memberi kesempatan kepada anak dan teman-temannya untuk bermain lego. Namun, dalam hal ini, biarkan ia bermain lego dengan imajinasinya dan hindari memberikan petunjuk kepada anak. Biarkan ia membentuk lego-lego tersebut sesuai dengan keinginan dan imajinasinya.

3. Berikan waktu luang
Memberikan kesempatan kepada anak untuk menggunakan waktu luangnya. Anak juga membutuhkan waktu bermain di antara waktu-waktunya untuk belajar. Dengan waktu luangnya ini, ia bisa bermain dan mengembangkan kreativitas sesuai keinginannya.

4. Memberi pengarahan terhadap kreativitas anak
Anak kreatif sudah tentu membuat orang tuanya bangga. Namun, orang tua tidak bisa lepas tangan begitu saja dengan ide-ide kreatif anak. Ada kalanya Anda harus berdiskusi dengan anak mengenai ide kreatifnya dan memberikan pengarahan yang positif.

5. Tidak overprotektif
Sebagai orang tua jangan bersikap overprotektif kepada anak dengan melarang anak-anak melakukan ini dan itu. Baju kotor sedikit dilarang, bermain tanah dilarang, memegang alat musik orang dewasa tidak boleh. Sikap overprotektif ini bisa menghambat kreativitas anak.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mendorong kreativitas anak.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)