Dampak Broken Home Terhadap Pengaruh Mental Anak

9 Maret 2016 Artikel Pendidikan


Keluarga yang tidak harmonis dan yang tidak berjalan layaknya keluarga bahagia, damai dan sejahtera dapat juga dikatakan dengan broken home, karena sering terjadi keributan serta perselisihan yang menyebabkan perceraian. Kondisi inilah yang bisa menjadi pemicu dan membuat anak menjadi sedih, murung serta malu karena orang tuanya telah bercerai. Dan yang paling parah bisa membuat anak melakukan hal-hal negatif seperti mulai rokok, narkoba, minuman keras, dan lain-lain.

Hal ini yang akhirnya bisa membuat anak kehilangan panutan serta pengangan dalam masa transisi menuju kedewasaan. Keluarga yang broken home ini sangat berpengaruh besar pada mental seorang anak. Hal ini dapat mengakibatkan seorang anak jadi susah diatur dan secara perlahan-lahan membuat anak tidak disiplin. Anak juga bisa dikatakan menjadi pemicu dari suatu masalah karena mereka ingin mencari simpati dari teman-temannya, gurunya dan bahkan dari orangtuanya sendiri.

Untuk hal ini perlu diberikan perhatian yang khusus agar anak sadar dan mau berprestasi. Masa remaja merupakan masa transisi dari masa anak-anak menuju kedewasaan. Pada masa-masa beginilah, anak akan mulai melakukan banyak hal-hal yang negatif. Anak akan mulai lebih mendengarkan teman-temannya daripada orangtuanya sendiri.

Jika tidak disikapi dengan benar, hal ini dapat membuat anak-anak jadi tidak nyaman didalam keluarga dan akhirnya membuat anak bisa kabur dari rumah. Jadi, di sini keluargalah yang bertanggung jawab dalam perkembangan fisik maupun psikis anak. Intinya adalah komunikasi yang baik antar anggota keluarga dan yang terutama adalah suami-istri. Karena buruknya komunikasi diantara suami-istri inilah yang seringkali menjadi pemicu broken home.

Oleh sebab itu, sangat penting rasa saling percaya, saling terbuka diantara kedua orang tua agar terjadi komunikasi yang efektif. Dalam keadaan ini, kematangan kepribadianlah yang menentukan penerimaan peran dari pasangan komunikasinya.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)