Cara Mendidik Anak Bersikap Sopan Santun

6 Maret 2014 Artikel Pendidikan


Memiliki anak yang berperilaku sopan adalah dambaan setiap orangtua. Tentunya kita akan merasa malu jika mereka melakukan sikap yang kurang sopan terhadap orangtua maupun orang lain. Pastilah orang akan menilai kita tidak bisa mendidik anak dengan baik. Meskipun pada kenyataannya, lingkungan luar ikut andil dalam membentuk perilaku anak yang kurang sopan.

Di zaman sekarang ini sopan santun merupakan sesuatu yang mahal. Bagaimana tidak, semakin lama sikap sopan santun terutama pada anak-anak semakin berkurang, walaupun di sekolah pelajaran tentang sopan santun sudah terintegrasi dalam mata pelajaran. Sebenarnya tidak bisa juga kita menyalahkan sekolah jika anak kurang memiliki sopan santun dalam bersikap, karena pendidikan anak dalam keluarga adalah yang paling utama.

Berikut cara mengajarkan sikap sopan santun kepada anak:
1.Mulai sejak dini

Mengajarkan sopan santun pada anak harus dimulai sejak dini. Saat anak Anda masih balita mulailah untuk menunjukkan bagaimana bersikap sopan santun agar tertanam kuat dibenaknya. Usia sekitar 2 atau 3 tahun anak harus dibiasakan melihat orang tuanya bersikap baik dan santun.

2.Terima kasih, Tolong dan Maaf
Ini adalah tiga kunci dasar dalam bersikap sopan santun. Biasanya di rumah jika meminta sesuatu pada anak Anda dengan menggunakan kata "tolong". Jika melakukan salah kecil atau besar, segaja ataupun tidak,gunakanlah kata "maaf". Jangan lupa gunakan kata "terima kasih" jika anak melakukan sesuatu untuk Anda. Ajarkan juga kata-kata lain seperti permisi, ucapan salam dan lainnya. Cara mendidik anak dengan membiasakan kata-kata dan bahasa seperti itu cukup efektif bagi anak.

3.Berikan contoh yang baik
Anda hanya bermimpi jika ingin melihat anak bersikap manis dan sopan santun jika Anda sendiri tidak bersikap demikian. Pendidikan yang paling efektif adalah dengan contoh dan teladan dirumah, sejak kecil ajarkan anak Anda dengan sikap sopan santun dengan contoh Anda sendiri. Tanpa perlu berkata-kata pun anak akan melihat sendiri bagaimana seharusnya bersikap, apalagi jika masih balita, mungkin dengan kata-kata anak tidak terlalu paham. Jadi mulailah bersikap sopan santun dan menjadi orang tua yang memberikan teladan.

4.Melatih dengan konsisten
Namanya juga anak-anak, mereka masih sering lupa dan tak cukup diajarkan sekali untuk bersikap sopan santun. Jangan marahi mereka, ingatkan dengan lembut dan ajarkan anak dengan penuh cinta. Dan yang terpenting adalah jangan pernah lelah mengingatkan mereka, jangan sekali-kali memaklumi karena nanti orang tua tidak konsisten dimata anak. Begitu juga jika ada orang lain yang bersikap kurang sopan pada anak Anda, ingatkan orang tersebut, ini membuktikan bahwa Anda konsisten dengan apa yang Anda ajarkan. Jika ada orang lain yang terlihat bersikap tidak sopan dan santun dihadapan anak ingatkan dia bahwa perbuatan tersebut tidak baik.

5.Berikan anak perhatian
Kadang anak melakukan hal-hal atau sikap yang dinilai kurang santun karena untuk menarik perhatian Anda sebagai orang tua. Karena itu berikan perhatian pada buah hati Anda sesibuk apapun Anda dirumah.

6.Beri pujian
Tidak adil rasanya jika anak terus diingatkan tentang kesalahannya, sementara anak tidak mendapatkan sesuatu atas keberhasilannya. Jika anak bersikap baik dan sopan, berikan pujian namun tidak usah terlalu berlebihan. Atau jika perlu berilah anak imbalan berupa makanan atau minuman kesukaannya.

Mengajarkan anak untuk berperilaku sopan dimulai dari lingkungan keluarga, bahkan semenjak anak kecil. Selain memberikan contoh yang baik, perlu juga membekali mereka dengan pengetahuan dan tidak pernah bosan untuk memberikan nasihat agar ia bersikap sopan kepada siapapun. Jika sikap sopan dan santunnya telah terbentuk sejak kecil, sikap ini akan terbawa sampai ia dewasa dan dampaknya bukan saja dirasakan oleh orang lain tetapi akan dirasakan oleh dirinya sendiri.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)