Cara Membimbing Anak Belajar di Luar Angka dan Huruf

7 Desember 2017 Artikel Pendidikan   |    Fenny Amalo


Kesalahan umum yang orang tua lakukan di antaranya ingin anaknya cepat pintar membaca dan berhitung, tapi melupakan hal-hal lain yang sama pentingnya, seperti kemampuan berimajinasi, berkreasi, dan belajar mandiri. Kegiatan seni dan prakarya bisa mengajari anak hal-hal tersebut.

Dalam artikel ini, kami akan membahas beberapa metode membimbing anak belajar di luar angka dan huruf melalui kegiatan seni dan prakarya. Jika Anda was-was dengan noda yang akan terjadi, bekali diri dengan pengetahuan tentang bagaimana membersihkan berbagai jenis noda. Misalnya, cari cara menghilangkan bekas lem prakarya sebelumnya agar Anda tidak perlu stres.

Manfaat kegiatan seni dan prakarya untuk anak-anak

*. Meningkatkan rasa percaya diri anak. Ketika si kecil selesai menggambar atau melukis, dia akan bangga menunjukkan pada Anda hasil kreasinya. Jika anak disemangati untuk berkarya, kepercayaan dirinya akan meningkat.
*. Baik untuk perkembangan psikologis anak. Anak-anak kadang tidak sanggup mengungkapkan perasaannya lewat kata-kata. Dengan berkreasi seni, dia punya tempat untuk menuangkan unek-uneknya.
*. Menunjang perkembangan motorik halus. Menggunting, menempel, dan mewarnai merupakan beberapa kegiatan yang baik untuk memperkuat otot-otot tangan, mendukung perkembangan saraf-saraf motorik, dan koordinasi tangan-mata.

1. Kegiatan gunting-tempel atau mozaik
Gunakan gunting khusus anak-anak dan awasi secara seksama untuk mencegah kecelakaan. Anda bisa mulai dengan menyiapkan bentuk-bentuk sederhana untuk anak-anak yang masih kecil, kemudian ketika mereka sudah "lulus", coba bentuk-bentuk lebih kompleks. Ajak anak untuk menempelkan bentuk-bentuk yang sudah dia gunting di atas kertas, untuk membentuk mozaik atau patchwork.

Ada berbagai jenis pola gunting-tempel yang bisa Anda dapatkan di internet, atau Anda bisa juga membeli paket siap pakai di toko bahan prakarya. Gunakan lem batangan yang lebih mudah dipakai tangan-tangan kecil, tapi bersiap-siaplah, hal-hal tak diinginkan akibat lem sering terjadi. Cari cara menghilangkan bekas lem di baju, sofa, atau meja sebelum si kecil mulai beraksi.

2. Kegiatan merangkai bunga
Anda suka membeli bunga di pasar untuk dirangkai di vas? Coba sekali-sekali libatkan si kecil. Dia akan belajar mengoordinasi warna, ukuran, dan bentuk. Dan dijamin dia akan sangat puas dengan hasilnya!

Berhati-hatilah dengan bunga yang berduri atau daun yang tajam. Anda juga bisa mengajaknya memilih bunga dan ranting sendiri di pasar bunga, atau memetiknya langsung di kebun. Anda akan melihat bahwa daya imajinasi dan kreativitasnya sangat berbeda dari yang Anda bayangkan.

3. Bersenang-senang dengan warna
Siapkan berbagai warna cat dan kertas poster. Jika Anda tidak punya kertas poster, Anda juga bisa menggunakan kertas karton putih. Idenya, anak akan menggunakan kertas ini sebagai kanvas, jadi lebih besar lebih baik. Jika anak masih terlalu kecil untuk memegang kuas, dia bisa melukis dengan tangannya!


Ajak dia untuk menuangkan kreativitasnya dalam bentuk dan warna apa saja di atas kertas. Agar lebih seru, Anda juga bisa menyiapkan berbagai macam stempel (yang dibuat sendiri seperti potongan paprika juga oke), spons, atau benda-benda lain yang bisa menghasilkan tekstur dan bentuk unik.

4. Kreasi dengan manik-manik
Kegiatan menguntai kalung dan gelang merupakan salah satu yang terbaik untuk menguatkan otot-otot tangan. Selain itu, dia akan belajar memadu-padankan warna dan bentuk, serta berkreasi sesuka hati. Anda bisa membeli berbagai jenis manik-manik di toko bahan prakarya, tapi sesuaikan ukurannya dengan usia anak-anak. Awasi secara seksama agar tidak ada manik-manik yang tertelan.

Belajar bukan berarti harus membosankan! Dengan kegiatan-kegiatan di atas, anak dijamin akan bersenang-senang. Setelah dia selesai berkarya, ajari dia membereskan peralatannya dan membersihkan tempatnya beraktivitas. Selain untuk belajar, gunakan kesempatan ini untuk melewatkan masa-masa yang istimewa dengan si kecil.