Cara Efektif Mendidik Anak yang Nakal

6 Desember 2014 Artikel Pendidikan


Bagaimanakah Anda mendidik anak? Jika mereka nakal, apakah Anda akan memukulnya? Sebaiknya Anda sebagai orang tua waspada jika sering memukul anak jika menurut Anda mereka nakal, dengan alasan untuk mendisiplinkan mereka. Memberikan hukuman secara fisik tidak akan membuat anak-anak mengerti. Banyak dampak negatif yang ditimbulkan jika anak dihukum secara fisik.

Beberapa dampak buruk melakukan kekerasan pada anak dengan memukul:

  • Membuat anak menjadi pendendam dan gampang untuk melampiaskan rasa amarah dan emosi.Anak tidak akan terlatih dengan baik untuk menyelesaikan masalahnya dan menganggap bahwa masalah harus diselesaikan dengan kekerasan.
  • Tindak kekerasan yang dilakukan pada anak akan membuat hubungan orangtua dengan anak tidak harmonis.Akan ada celah atau jarak antara orangtua dan anak.Anak dekat dengan orangtua semata-mata karena ada rasa takut yang dipendamnya,bukan karena ada rasa kasih sayang.
  • Anak akan belajar bahwa memukul diperbolehkan, dan para anak-anak akan melampiaskan kepada teman-temannya.Sehingga jangan kaget apabila si anak akan berperilaku kasar dan ringan tangan.Kita bisa melihat kelakuan tersebut ketika menemani anak bermain atau belajar di tempat pendidikan seperti Paud atau TK.
  • Dengan melakukan pemukulan pada anak maka si anak akan menyimpan rasa sakit tersebut yang akhirnya terakumulasi hingga ia dewasa yang pada akhirnya si anak harus melampiaskan perasaan tersebut dengan cara yang menyimpang.Bisa jadi mendekatkan pada narkoba untuk mendapatkan ketenangan.
  • Apabila pemukulan tersebut dilakukan di bagian tubuh sensitif anak maka anak akan tumbuh menjadi anak yang tidak percaya diri.Dirinya akan merasa bahwa ia tidak layak untuk mendapatkan hal yang baik.
  • Anak akan menangkap dalam ingatannya bahwa kekerasan yang dilakukan orangtuanya adalah boleh dilakukan.Anak beranggapan melakukan kekerasan pada orang yang lemah adalah diperbolehkan.Orang yang kuat boleh menguasai orang yang lemah.


Hendaknya para orangtua belajar dan bercermin, didikan dan kedisiplinan pada anak tidak harus dilakukan dengan kekerasan. Rasa kasih sayang, kepedulian dan perhatian menjadi prioritas orangtua dalam mendidik anak-anaknya. Karena kekerasan bukanlah menyelesaikan masalah dengan baik. Cara yang salah dalam mendidik anak maka tidak akan menjadikan anak berkepribadian baik.

Oleh: Faqih F
(Dikutip dari berbagai sumber)